49 Ribu Warga Terancam, DPRD Samarinda Desak Pemprov Tak Lepas Tangan Iuran BPJS

- Penulis

Minggu, 3 Mei 2026 - 14:49 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar.

Samarinda — Pembiayaan iuran BPJS Kesehatan bagi 49 ribu warga kategori PBPU-BP di Samarinda memicu kekhawatiran.

DPRD Samarinda menilai beban yang kini diarahkan sepenuhnya ke pemerintah kota berpotensi mengganggu keuangan daerah di tengah tekanan fiskal.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, mendesak Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemkot Samarinda segera duduk bersama mencari solusi, bukan saling melempar tanggung jawab.

“Jangan sampai ini jadi perdebatan tanpa ujung. Yang terdampak rakyat kecil,” kata Anhar.

Saat ini, beban iuran BPJS untuk 49 ribu peserta PBPU-BP mencapai sekitar Rp2,2 miliar per bulan. Sebelumnya, pembiayaan ditanggung bersama oleh Pemprov dan Pemkot, namun ke depan seluruhnya akan dibebankan ke Pemkot Samarinda.

Baca Juga :  31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual

Anhar menyebut kondisi itu cukup berat, mengingat APBD 2026 tengah mengalami tekanan akibat penurunan Transfer ke Daerah (TKD).

Apalagi, dari total sekitar 800 ribu penduduk Samarinda, hampir 300 ribu jiwa sudah dibiayai jaminan kesehatannya oleh APBD kota.

“Kalau dipersentasekan, sekitar 36 persen warga sudah ditanggung Pemkot,” ujarnya.

Ia juga menyoroti lonjakan peserta PBPU-BP yang berasal dari warga yang sebelumnya peserta mandiri, namun beralih karena kehilangan pekerjaan dan tidak mampu lagi membayar iuran.

“Masuk PBPU-BP itu tidak mudah, harus lewat seleksi ketat berdasarkan kondisi ekonomi,” katanya.

Baca Juga :  Samarinda Punya 328 Inovasi, Kini Disiapkan Payung Hukum

Menurut Anhar, Pemerintah Provinsi masih akan menanggung pembiayaan bersama hingga Juli 2026. Setelah itu, mulai Agustus, seluruh tanggungan akan dialihkan ke Pemkot Samarinda.

Meski demikian, DPRD menyatakan siap mendukung langkah Pemkot untuk mengamankan pembiayaan tersebut, termasuk dengan melakukan penggeseran anggaran.

“Kalau ada program yang bisa ditunda, kita tunda. Ini demi menyelamatkan 49 ribu warga,” tegasnya.

Anhar kembali menekankan pentingnya keterbukaan dan sinergi antarpemerintah. Ia meminta APBD provinsi juga dikaji bersama untuk memastikan apakah benar tidak mampu menanggung beban tersebut.

“Perlu dibedah bersama. Benarkah anggaran provinsi tidak mampu? Ini soal kebutuhan dasar masyarakat,” ujarnya. (ADV/DPRD SMD)

Follow WhatsApp Channel suaraetam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat
Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan
Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan
Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek
Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak
Peralatan Pemadam Rusak, Abdul Rohim Desak Karhutla Naik Status Jadi Bencana Nasional
Kepemilikan Lapak Atas Nama Keluarga Jadi Persoalan, Disdag Samarinda Kaji Penataan Ulang
Koperasi Belum Siap, Iswandi Khawatir Gaji ASN Tertunggak dan Sistem Pembayaran Bermasalah
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak

Berita Terbaru