Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek

- Penulis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

 Anggota Komisi III DPRD Samarinda Abdul Rohim

Anggota Komisi III DPRD Samarinda Abdul Rohim

SAMARINDA – Komisi III DPRD Samarinda akan mengawasi realisasi kompensasi yang dijanjikan pengelola Hotel JW Marriott kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan selama pembangunan berlangsung. Jika komitmen tersebut tidak dipenuhi, DPRD membuka kemungkinan memanggil pengelola hingga meminta penghentian kegiatan proyek.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, mengatakan pengawasan difokuskan pada kepastian kompensasi benar-benar diterima warga terdampak. Hal itu disampaikannya saat ditemui di Gedung DPRD Samarinda, Kamis (22/10/2026).

“Dari pihak hotel sudah mengatakan bahwa akan mengkompensasi. Nah, itu saja yang akan kami awasi, direalisasikan atau tidak,” ujar Rohim.

Ia meminta masyarakat turut menyampaikan laporan mengenai perkembangan penyelesaian kerusakan rumah. Informasi tersebut diperlukan DPRD untuk memastikan kesepakatan antara pengelola hotel dan warga tidak berhenti sebatas janji.

Baca Juga :  Sekolah Favorit di Samarinda Muncul karena Kesenjangan Fasilitas

Rohim menegaskan, apabila kompensasi tidak direalisasikan, DPRD akan meminta pengelola bertanggung jawab atas persoalan yang dialami masyarakat.

“Kalau tidak ya akan kita panggil untuk bayar. Kalau enggak masih enggak mau bayar, persoalan lain, stop kegiatan,” tegasnya.

Keluhan warga di sekitar proyek sebelumnya mencuat akibat kerusakan bangunan dan persoalan genangan air. Berdasarkan pemberitaan Koran Kaltim pada 30 September 2026, sebanyak 19 rumah di RT 02, Jalan Lambung Mangkurat Gang Jamhari, dilaporkan mengalami kerusakan dengan tingkat berbeda, mulai dari retakan dinding hingga keramik lantai.

Warga juga mengeluhkan rembesan air dari bawah lantai ketika hujan deras. Jarak rumah terdekat dengan area proyek disebut hanya sekitar tiga meter. Persoalan drainase di sekitar lokasi turut menjadi perhatian karena limpasan air dikhawatirkan mengarah ke permukiman.

Baca Juga :  Viktor Yuan Minta Pemkot Pastikan Angkot dan Transportasi Online Sudah Beroperasi

Pemerintah Kota Samarinda sebelumnya juga melakukan pendataan terhadap rumah-rumah di sekitar proyek untuk mengidentifikasi kerusakan dan menghitung kebutuhan biaya perbaikan.

Selain memastikan kompensasi, Komisi III DPRD Samarinda berencana melakukan inspeksi mendadak ke lokasi pembangunan. Pemeriksaan tersebut mencakup kelengkapan perizinan, analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL), serta prosedur pelaksanaan pembangunan lainnya.

“Memang ada rencana Komisi III untuk melakukan sidak ke sana untuk memastikan bahwa semua prosedur pelaksanaan pembangunan itu, mulai dari izinnya, AMDAL dan segala macam, sudah dipenuhi,” katanya.

Rohim menegaskan pengawasan diperlukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai ketentuan, sekaligus memastikan persoalan yang dialami warga di sekitar proyek mendapat penyelesaian. (ADV)

Follow WhatsApp Channel suaraetam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat
Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan
Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan
Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak
Peralatan Pemadam Rusak, Abdul Rohim Desak Karhutla Naik Status Jadi Bencana Nasional
Kepemilikan Lapak Atas Nama Keluarga Jadi Persoalan, Disdag Samarinda Kaji Penataan Ulang
Koperasi Belum Siap, Iswandi Khawatir Gaji ASN Tertunggak dan Sistem Pembayaran Bermasalah
Tiga Kali Pertemuan Lagi, Raperda Pariwisata Samarinda Dibidik Masuk Paripurna Akhir Tahun
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak

Berita Terbaru