Kepemilikan Lapak Atas Nama Keluarga Jadi Persoalan, Disdag Samarinda Kaji Penataan Ulang

- Penulis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:46 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

 Pasar Pagi Samarinda

Pasar Pagi Samarinda

SAMARINDA – Lapak yang dimiliki anggota keluarga berbeda dapat membuat satu usaha keluarga tersebar di beberapa lantai pasar. Persoalan ini menjadi salah satu hal yang perlu diperhitungkan dalam evaluasi penempatan lapak pedagang di Kota Samarinda.

Ketua Komisi I DPRD Samarinda, Joha Fajal, menyampaikan bahwa pemerintah masih mengkaji permintaan pemilik agar lapak-lapak yang dimiliki dalam satu keluarga dapat ditempatkan berdekatan. Evaluasi dilakukan untuk mencari solusi yang sesuai dengan kondisi kepemilikan sekaligus kebutuhan pedagang.

“Masih sementara dievaluasi oleh Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda dan dicarikan yang mana yang terbaik dan sebagaimana juga yang diharapkan oleh pemilik lapak,” kata Joha di Gedung DPRD Kota Samarinda.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Dukung Pasien TBC Masuk Program Makan Bergizi Gratis, Minta Menu Disesuaikan

Menurutnya, persoalan muncul karena kepemilikan lapak tidak selalu terdaftar atas nama satu orang. Dalam sebuah keluarga, misalnya, hingga tiga anggota dapat tercatat sebagai pemilik lapak masing-masing, meskipun pengelolaan usahanya berkaitan satu sama lain.

Kondisi tersebut turut memengaruhi hasil pembagian lokasi melalui undian. Lapak yang dimiliki anggota keluarga yang sama bisa memperoleh tempat berbeda, termasuk di lantai dua dan lantai tiga.

“Memang bukan atas nama dia sendiri, tapi atas nama keluarganya. Nah, sehingga pada saat diundi, ya, beda-beda,” ungkapnya.

Bagi pedagang, lokasi yang terpisah dapat menyulitkan pengelolaan apabila beberapa lapak berada dalam satu rangkaian usaha keluarga. Karena itu, mereka berharap penempatan dapat mempertimbangkan hubungan kepemilikan sehingga lapak-lapak tersebut bisa berada di area yang berdekatan atau satu lokasi.

Baca Juga :  TK Negeri Samarinda Kehilangan Bosda, DPRD Minta Pemkot Perhatikan Operasional Sekolah

Joha mengatakan, usulan tersebut masih menjadi bahan evaluasi dinas terkait. Ia menekankan bahwa aspirasi pedagang perlu dipertimbangkan dalam menentukan pola penataan, tetapi keputusan akhirnya tetap berada pada instansi yang memiliki kewenangan.

Hasil evaluasi nantinya diharapkan dapat menjadi dasar penentuan penempatan lapak yang lebih sesuai dengan kebutuhan pedagang. Namun, sampai kajian selesai, belum ada kepastian bahwa lapak milik anggota keluarga akan disatukan.

“Pemerintah masih mencari skema penataan yang paling tepat dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan dan harapan para pemilik lapak,” pungkasnya. (ADV)

Follow WhatsApp Channel suaraetam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat
Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan
Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan
Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek
Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak
Peralatan Pemadam Rusak, Abdul Rohim Desak Karhutla Naik Status Jadi Bencana Nasional
Koperasi Belum Siap, Iswandi Khawatir Gaji ASN Tertunggak dan Sistem Pembayaran Bermasalah
Tiga Kali Pertemuan Lagi, Raperda Pariwisata Samarinda Dibidik Masuk Paripurna Akhir Tahun
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak

Berita Terbaru