SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda mulai melirik potensi destinasi wisata alam dan buatan sebagai sumber pendapatan baru daerah. Upaya tersebut didukung DPRD Samarinda melalui percepatan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pariwisata yang ditargetkan segera memasuki tahap pengesahan.
Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Samarinda, Kamaruddin, menyebut pembahasan regulasi tersebut masih berlangsung. Finalisasi ditargetkan dalam dua pekan ke depan, sebelum dilanjutkan ke tahap harmonisasi dan rapat paripurna.
“Kira-kira tiga kali pertemuan lagi, kemudian dilaksanakan paripurna untuk menjadikan Perda,” katanya, Kamis (23/10/2026).
Melalui regulasi itu, pemerintah daerah akan memiliki landasan untuk mengatur pengelolaan destinasi wisata, termasuk pola kerja sama dengan pihak lain serta mekanisme bagi hasil yang berpotensi menambah PAD.
Kamaruddin menilai masih banyak destinasi di Samarinda yang belum dikelola secara optimal, meskipun memiliki peluang untuk dikembangkan. Salah satu yang tengah dilirik ialah Gunung Steling di kawasan Sungai Dama, yang disebut telah meraih penghargaan dari Kementerian Pariwisata.
“Untuk di Samarinda ini banyak wisata di daerah, tapi belum memenuhi syarat sehingga tidak dikelola maksimal, padahal itu memiliki potensi untuk peningkatan PAD jika dikelola dengan baik,” ucapnya.
Namun, pengembangan destinasi tetap harus memperhatikan persyaratan yang berlaku. Kamaruddin mencontohkan sejumlah air terjun di Samarinda yang belum memenuhi kriteria untuk dikelola sebagai objek wisata karena debit airnya relatif kecil.
Ranperda tersebut juga akan mengatur pemungutan retribusi di lokasi wisata sesuai ketentuan. Pemasukan dari retribusi itu nantinya dapat menjadi salah satu komponen PAD.
Pemerintah Kota Samarinda, lanjutnya, turut mempertimbangkan kerja sama pengelolaan Gunung Steling bersama masyarakat. Skema tersebut diharapkan mampu mengoptimalkan potensi wisata sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi daerah dan warga sekitar.
“Pemerintah Kota Samarinda saat ini tengah melirik potensi Gunung Steling untuk dikerjasamakan dan dikelola bersama masyarakat,” demikian Kamaruddin. (ADV)












