31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:57 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SAMARINDA– DPRD Kota Samarinda mengawal proses penerimaan 31 calon siswa yang sebelumnya belum mendapatkan kursi di SMP negeri.

Puluhan siswa tersebut akan difasilitasi melalui pendaftaran manual yang dibuka Dinas Pendidikan (Disdik) Samarinda sebelum batas akhir pendaftaran pada 4 Juli 2026.

Ketua Komisi IV DPRD Samarinda Mohammad Novan Syahronny Pasie mengatakan persoalan daya tampung SMP negeri masih menjadi kendala di sejumlah kecamatan. Jumlah lulusan sekolah dasar dinilai tidak sebanding dengan kapasitas yang tersedia di sekolah negeri.

“Kuota SMP negeri di beberapa kecamatan memang belum seimbang dengan jumlah lulusan SD yang akan melanjutkan pendidikan,” kata Novan usai menerima aspirasi dari TRC PPA Kaltim di DPRD Samarinda (1/7/2026).

Menurutnya, kondisi tersebut juga dipengaruhi banyaknya lulusan SD swasta dan madrasah ibtidaiyah yang ikut bersaing memperebutkan bangku di SMP negeri.

Baca Juga :  Nilai TKA Siswa Samarinda Lampaui Rata-rata Nasional, Puji : Tidak Sebanding Dengan Kondisi Pendidikan

Untuk mengakomodasi siswa yang belum tertampung, Disdik membuka mekanisme pendaftaran manual sesuai ketentuan yang berlaku. DPRD memastikan proses tersebut akan dikawal hingga seluruh siswa yang memenuhi syarat memperoleh sekolah.

“Kami akan mengawal 31 siswa ini agar bisa tertampung melalui mekanisme yang disiapkan Disdik,” ujarnya.

Novan mengungkapkan saat ini masih tersedia sekitar 300 kursi kosong di sejumlah SMP negeri di Samarinda.

Namun, penempatan siswa tetap disesuaikan dengan ketersediaan daya tampung di masing-masing sekolah.

Ia mengingatkan orang tua agar memahami kemungkinan anak ditempatkan di sekolah di luar pilihan awal apabila kuota di sekolah tujuan telah penuh.

“Kalau sekolah pilihan sudah penuh, siswa akan ditempatkan di sekolah lain yang masih memiliki kuota dalam rayon yang sama,” katanya.

Baca Juga :  Pemadaman Berulang Picu Kerusakan Elektronik, PLN Diminta Beri Penjelasan

Novan juga menanggapi laporan dugaan manipulasi titik koordinat domisili dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Menurutnya, seluruh laporan tersebut akan ditindaklanjuti oleh satuan tugas yang dibentuk untuk mengawasi pelaksanaan SPMB.

Ia menegaskan DPRD mendukung penindakan apabila ditemukan pelanggaran yang dapat dibuktikan.

“Kalau memang ada bukti manipulasi data atau titik koordinat, tentu harus ada tindakan tegas terhadap pihak yang terlibat,” tegasnya.

Komisi IV berencana memanggil Satgas SPMB untuk meminta penjelasan terkait berbagai laporan yang disampaikan masyarakat.

“Evaluasi juga akan dilakukan terhadap wilayah yang mengalami kekurangan daya tampung sebagai dasar penyusunan kebutuhan ruang kelas baru maupun pembangunan sekolah pada tahun anggaran berikutnya,” demikian Novan. (adv/dprd Samarinda)

Follow WhatsApp Channel suaraetam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat
Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan
Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan
Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek
Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak
Peralatan Pemadam Rusak, Abdul Rohim Desak Karhutla Naik Status Jadi Bencana Nasional
Kepemilikan Lapak Atas Nama Keluarga Jadi Persoalan, Disdag Samarinda Kaji Penataan Ulang
Koperasi Belum Siap, Iswandi Khawatir Gaji ASN Tertunggak dan Sistem Pembayaran Bermasalah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak

Berita Terbaru