DPRD Samarinda Soroti Rencana Penggantian LPG 3 Kg ke CNG: Jangan Tambah Beban Masyarakat

- Penulis

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Joha Fajal.

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Joha Fajal.

SAMARINDA– Rencana pemerintah pusat mengonversi LPG subsidi 3 kilogram menjadi tabung Compressed Natural Gas (CNG) Merah Putih mendapat sorotan dari DPRD Kota Samarinda.

Kebijakan tersebut dinilai berpotensi menambah beban masyarakat apabila diterapkan tanpa kesiapan infrastruktur dan mekanisme yang jelas.

Anggota Komisi II DPRD Samarinda Joha Fajal mengatakan pemerintah perlu mengkaji secara matang dampak kebijakan tersebut sebelum diterapkan secara luas.

Menurutnya, setiap perubahan yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat harus dipastikan tidak menimbulkan persoalan baru.

“Segala sesuatu yang baru pasti akan menghadirkan tantangan di lapangan. Karena itu, pemerintah harus benar-benar memastikan masyarakat siap sebelum kebijakan ini dijalankan,” kata Joha di DPRD Samarinda (1/7/2026).

Baca Juga :  DPRD Samarinda Soroti Minimnya Pengembangan Seni Budaya, Dorong Jadi Sumber PAD

Ia menilai konversi dari LPG ke CNG tidak hanya menyangkut pergantian tabung, tetapi juga mengharuskan masyarakat menyesuaikan peralatan memasak yang selama ini dirancang untuk penggunaan LPG.

Menurutnya, perubahan tersebut berpotensi menimbulkan biaya tambahan bagi rumah tangga maupun pelaku usaha mikro yang bergantung pada gas bersubsidi.

“Masyarakat sudah terbiasa menggunakan peralatan untuk LPG. Kalau jenis gasnya berubah, tentu ada penyesuaian alat yang juga membutuhkan biaya,” ujarnya.

Selain itu, Joha mempertanyakan kesiapan pemerintah dalam menyediakan infrastruktur pendukung apabila program konversi benar-benar dilaksanakan.

Ia mengingatkan pemerintah agar tidak terburu-buru meluncurkan kebijakan baru ketika persoalan distribusi LPG subsidi masih sering dikeluhkan masyarakat.

Baca Juga :  Dirut Sakit, DPRD Samarinda Tunda Evaluasi Perumda Varia Niaga

“Hingga sekarang masyarakat masih menghadapi persoalan pasokan LPG 3 kilogram. Menurut saya, itu yang seharusnya dibenahi lebih dulu,” katanya.

Politikus Partai NasDem itu juga menilai pelaksanaan program konversi berpotensi membutuhkan anggaran yang besar, mulai dari penyediaan tabung baru, infrastruktur distribusi, hingga sosialisasi kepada masyarakat.

Karena itu, ia meminta pemerintah memprioritaskan penyelesaian persoalan energi yang sudah ada sebelum menjalankan kebijakan baru.

“Dalam kondisi ekonomi sekarang, pemerintah perlu mempertimbangkan apakah kebijakan ini benar-benar menjadi kebutuhan yang mendesak atau justru menambah persoalan baru bagi masyarakat,” tutup Joha. (adv/dprd Samarinda)

Berita Terkait

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat
DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan
DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri
DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil
DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini
Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan
31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual
DPRD Samarinda Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik, Khawatir UMKM dan Ekonomi Terdampak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:52 WIB

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:31 WIB

DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:47 WIB

DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:43 WIB

DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:39 WIB

DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:20 WIB

Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:57 WIB

31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:20 WIB

DPRD Samarinda Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik, Khawatir UMKM dan Ekonomi Terdampak

Berita Terbaru