Etam Bekesah,Wadah Aspirasi Rakyat Demi Demokrasi yang Lebih Partisipatif

- Penulis

Kamis, 10 April 2025 - 19:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Suaraetam.com,– Demokrasi bukan hanya soal memilih, tetapi juga tentang didengar dan mendengar. Semangat inilah yang diusung dalam Etam Bekesah, sebuah platform interaktif yang digagas oleh Linimasa.co dan pada edisi perdananya berkolaborasi dengan Pemuda Sanga-Sanga. Dengan mengusung tagline #samasamabersuara, acara ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kritik, dan gagasan mereka secara langsung kepada para pemimpin dan calon pemimpin.

Bertempat di Kedai 27 Januari (GREEN 99 Guest House), kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menghidupkan kembali demokrasi partisipatif di Kutai Kartanegara. Warga dari berbagai kalangan hadir, berdiskusi, dan menyuarakan pemikiran mereka terkait persoalan daerah yang selama ini kerap terabaikan.

Edisi perdana Etam Bekesah menyoroti tiga isu utama: keterlibatan masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan, transparansi dan akuntabilitas pemerintah, serta pembangunan yang berbasis pada kebutuhan nyata warga. Ibnu Wahyudi, Project Manager sekaligus Ketua Panitia, menegaskan bahwa inisiatif ini hadir untuk memastikan suara rakyat diperhitungkan dalam setiap langkah pembangunan.

Baca Juga :  Saipul Jamil Meraung di Jalur Busway: Polisi Ungkap Keterlibatan dalam Kasus Narkoba

“Kami ingin memastikan bahwa warga, baik anak muda maupun orang tua, memiliki ruang untuk menyampaikan harapan dan kegelisahan mereka secara langsung. Ini adalah langkah awal menuju tata kelola yang lebih terbuka dan inklusif,” ujar Ibnu Wahyudi dalam sambutannya.

Acara ini dipandu oleh Anatasya Fibriyan, presenter PKTV, bersama Garin Yuda Primaditya, pemuda progresif dari Samarinda. Diskusi berjalan dinamis dengan kehadiran tokoh masyarakat Kutai Kartanegara, Alif Turniadi, yang memberi tanggapan dan refleksi atas berbagai aspirasi yang disampaikan.

Salah satu segmen yang paling menarik perhatian adalah “Kotak Harapan”, sebuah wadah tempat warga menuliskan harapan mereka untuk Kecamatan Sanga-Sanga dan Kutai Kartanegara. Setiap catatan yang masuk ditanggapi secara langsung oleh narasumber, menciptakan interaksi yang jujur dan penuh empati antara masyarakat dan pemimpin.

Baca Juga :  Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih Unik di Bukit Pinang, Warga RT.16 Menggunakan Pohon Pinang sebagai Tiang Bendera

Lebih dari sekadar forum diskusi, Etam Bekesah menjadi bukti bahwa masyarakat bukan hanya objek pembangunan, tetapi juga subjek yang memiliki hak untuk menentukan arah dan prioritasnya. Melalui dialog terbuka seperti ini, warga tidak hanya mendapatkan pemahaman lebih mendalam tentang kebijakan publik, tetapi juga terdorong untuk terlibat aktif dalam proses pengambilan keputusan.

Keberhasilan edisi perdana ini menjadi tonggak awal bagi Etam Bekesah untuk terus berkembang sebagai ruang yang memperjuangkan demokrasi yang lebih terbuka, transparan, dan partisipatif. Dengan semangat #samasamabersuara, harapan baru bagi Kutai Kartanegara mulai disemai.


Penulis : Deo

Editor : Geo

Sumber Berita: SUARAETAM.COM

Follow WhatsApp Channel suaraetam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SK DPC GMNI Paser Terbit Saat Konferda, Mujahid Pertanyakan Verifikasi dan Duga Ada Muatan Politis
Ketua Gerakan Pemuda Ansor Samarinda Ulu Gelar Maulid Datangkan Ulama dan Umaro dan Ratusan Jamaah
DPRD Kota Samarinda Hadiri Maulid Nabi Ansor Samarinda Ulu
PROGRAM GRATISPOL MEMBEBANI KAMPUS SAMARINDA
Pemuda Lintas Agama Kaltim: Jangan Bawa Drama Pejabat Jakarta ke Bumi Etam!
PW IPNU Kaltim Gelar Riset Pelajar, Soroti Implementasi Program GratisPol di Lapangan
BBM Bermasalah Picu Keresahan, Pemuda Katolik Kaltim Minta Investigasi Serius
Gubernur Harum Beri 3 THR Lebaran untuk Warga Kaltim: Pemutihan Pajak, Gratis Retribusi UMKM, dan Tiket Wisata
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:59 WIB

SK DPC GMNI Paser Terbit Saat Konferda, Mujahid Pertanyakan Verifikasi dan Duga Ada Muatan Politis

Rabu, 23 September 2026 - 18:07 WIB

Ketua Gerakan Pemuda Ansor Samarinda Ulu Gelar Maulid Datangkan Ulama dan Umaro dan Ratusan Jamaah

Rabu, 23 September 2026 - 18:00 WIB

DPRD Kota Samarinda Hadiri Maulid Nabi Ansor Samarinda Ulu

Kamis, 27 November 2025 - 19:52 WIB

PROGRAM GRATISPOL MEMBEBANI KAMPUS SAMARINDA

Rabu, 15 Oktober 2025 - 13:11 WIB

Pemuda Lintas Agama Kaltim: Jangan Bawa Drama Pejabat Jakarta ke Bumi Etam!

Berita Terbaru