DPRD Samarinda Dukung Pasien TBC Masuk Program Makan Bergizi Gratis, Minta Menu Disesuaikan

- Penulis

Minggu, 28 Juni 2026 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti.

SAMARINDA- Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sri Puji Astuti mendukung usulan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin agar penderita tuberkulosis (TBC) menjadi penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurutnya, tambahan asupan gizi dapat membantu mempercepat proses pemulihan pasien selama menjalani pengobatan.

Sri Puji mengatakan sebagian besar penderita TBC berasal dari kelompok masyarakat rentan yang tidak hanya menghadapi persoalan kesehatan, tetapi juga tekanan ekonomi akibat sulit bekerja selama menjalani pengobatan.

“Bagus, karena penderita TBC itu rata-rata banyak dari masyarakat yang rentan. Apalagi obat-obatan TBC biasanya membuat kondisi tubuh tidak langsung membaik, sehingga kebutuhan makan dan gizi harus diperhatikan,” katanya (28/6/2026).

Menurutnya, bantuan makanan bergizi juga dapat menjadi bentuk dukungan agar pasien lebih disiplin menjalani terapi.

Baca Juga :  Rencana Kurikulum Koding dan AI, Harminsyah Desak Adanya Kajian Komprehensif

Selama ini, tidak sedikit penderita TBC yang kehilangan pekerjaan atau kesulitan beraktivitas akibat stigma dari lingkungan sekitar.

“Kadang mereka tidak bebas bekerja karena ada stigma masyarakat. Akhirnya masuk ke jurang kemiskinan. Kalau mendapatkan bantuan seperti ini, justru bisa membantu mereka,” ujarnya.

Meski mendukung usulan tersebut, Sri Puji mengingatkan menu makanan bagi penderita TBC harus disesuaikan dengan kebutuhan medis.

Ia menilai komposisi gizi pasien TBC tidak bisa disamakan dengan penerima manfaat MBG pada umumnya.

“Menunya harus diperbaiki. Bukan hanya sekadar makanan biasa. Proteinnya perlu diperbanyak, kebutuhan gizinya harus terpenuhi karena mereka sedang dalam proses pemulihan,” katanya.

Ia menambahkan, apabila kebijakan tersebut ditetapkan pemerintah pusat, Pemerintah Kota Samarinda pada prinsipnya siap menyesuaikan pelaksanaannya, termasuk melalui satuan pelayanan penyedia makanan bergizi yang telah berjalan.

Baca Juga :  Bukan Dampak Rupiah Melemah, Lonjakan Harga Pangan di Samarinda Dipicu Efek Domino Biaya Logistik

“Kalau memang menjadi penerima manfaat, daerah tentu mengikuti. Tinggal bagaimana pembagiannya. Untuk kesiapan SPPG, saya kira sudah berjalan dan tinggal menyesuaikan mekanismenya,” jelasnya.

Sri Puji menegaskan penanganan TBC tidak cukup hanya melalui pemberian makanan bergizi.

Pemerintah juga perlu memastikan pasien menjalani pengobatan hingga tuntas melalui skrining, pendampingan, dan pengawasan yang berkelanjutan.

Ia bahkan menilai perlu ada aturan yang mengatur penanganan pasien yang menolak menjalani pengobatan karena berpotensi membahayakan kesehatan masyarakat.

“Kalau pasien tidak mau berobat, harus ada upaya pemerintah. Nanti bisa diatur bagaimana mekanismenya, termasuk sanksi agar tidak membahayakan masyarakat lain,” pungkasnya. (adv/dprd Samarinda)

Berita Terkait

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat
DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan
DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri
DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil
DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini
DPRD Samarinda Soroti Rencana Penggantian LPG 3 Kg ke CNG: Jangan Tambah Beban Masyarakat
Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan
31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:52 WIB

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:31 WIB

DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:47 WIB

DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:43 WIB

DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:39 WIB

DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:20 WIB

Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:57 WIB

31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:20 WIB

DPRD Samarinda Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik, Khawatir UMKM dan Ekonomi Terdampak

Berita Terbaru