Produk UMKM Sulit Tembus Retail, Sani Minta Pendampingan Diperkuat

- Penulis

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain.

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda, Sani Bin Husain.

SAMARINDA– Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Sani Bin Husain menilai peluang produk UMKM masuk ke jaringan retail modern harus diiringi dengan peningkatan kapasitas pelaku usaha. Menurutnya, pemerintah tidak cukup hanya mendorong retail menyerap produk lokal, tetapi juga harus memastikan UMKM siap memenuhi standar pasar.

Sani mengatakan masih banyak pelaku UMKM yang terkendala pada aspek kemasan, legalitas usaha, sertifikasi halal, hingga kualitas produk.

Karena itu, pendampingan dinilai menjadi langkah penting agar produk lokal mampu bersaing di rak retail modern.

Baca Juga :  Pasokan Beras hingga Bawang di Samarinda Masih Bergantung dari Luar Kaltim

“UMKM perlu dibina terlebih dahulu. Mulai dari packaging, perizinan, hingga sertifikasi halal harus dipenuhi agar produknya layak masuk retail modern,” ujarnya (26/6/2026)

Selain pendampingan, Sani juga meminta pemerintah memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha.

Ia mengusulkan plafon bantuan modal tanpa bunga ditingkatkan dari Rp24 juta menjadi Rp50 juta agar UMKM memiliki ruang lebih besar untuk mengembangkan usahanya.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Soroti Rencana Penggantian LPG 3 Kg ke CNG: Jangan Tambah Beban Masyarakat

Meski demikian, ia menegaskan penyaluran bantuan harus tepat sasaran.

Menurutnya, kemudahan akses modal harus diberikan kepada pelaku usaha yang benar-benar memiliki usaha aktif dan membutuhkan dukungan untuk berkembang.

“Kita berharap langkah tersebut mampu meningkatkan daya saing UMKM Samarinda sehingga tidak hanya mampu menembus retail modern, tetapi juga memperluas pasar dan memperkuat perekonomian daerah,” harapnya. (adv/dprd Samarinda)

Berita Terkait

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat
DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan
DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri
DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil
DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini
DPRD Samarinda Soroti Rencana Penggantian LPG 3 Kg ke CNG: Jangan Tambah Beban Masyarakat
Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan
31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:52 WIB

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:31 WIB

DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:47 WIB

DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:43 WIB

DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:39 WIB

DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:20 WIB

Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:57 WIB

31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:20 WIB

DPRD Samarinda Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik, Khawatir UMKM dan Ekonomi Terdampak

Berita Terbaru