WFH Jumat Berlaku, DPRD Samarinda Tegaskan ASN Tak Boleh Anggap Libur

- Penulis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah.

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah.

Samarinda — DPRD Kota Samarinda memastikan pelayanan publik tetap berjalan meski kebijakan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) setiap hari Jumat mulai diterapkan dalam dua pekan terakhir.

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, menegaskan penerapan WFH tidak menghentikan aktivitas kedinasan. Kegiatan penting, termasuk pelayanan dan kunjungan kerja, tetap dilaksanakan di kantor.

“Aktivitas kantor tetap berjalan. Kalau ada agenda penting seperti kunjungan kerja, tetap kita terima,” ujar Helmi (2/05/2026).

Baca Juga :  Tarif Parkir Berlangganan Samarinda Dinilai Memberatkan, DPRD Desak Opsi Cicilan

Ia menjelaskan, kebijakan WFH merupakan arahan pemerintah pusat yang wajib dijalankan seluruh daerah sebagai bagian dari upaya efisiensi, khususnya dalam menekan konsumsi energi dan biaya operasional.

“Tujuannya untuk penghematan energi dan biaya, termasuk BBM pegawai. Jadi kita mengikuti kebijakan pusat,” katanya.

Meski bekerja dari rumah, Helmi mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) tetap menjalankan tugas seperti biasa dan tidak meninggalkan tanggung jawab selama jam kerja.

Baca Juga :  Pemilu 2024: 355 Penduduk Samarinda Ulu Berpartisipasi dalam Seleksi Wawancara PTPS

“WFH ini bukan libur. ASN tetap harus bekerja dan tidak boleh keluar rumah sampai jam kerja selesai,” tegasnya.

Ia memastikan, skema WFH tidak diterapkan secara penuh di lingkungan DPRD.

“Kegiatan strategis tetap dijalankan langsung di kantor agar pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,”pungkasnya. (ADV/DPRD SMD)

Berita Terkait

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat
DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan
DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri
DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil
DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini
DPRD Samarinda Soroti Rencana Penggantian LPG 3 Kg ke CNG: Jangan Tambah Beban Masyarakat
Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan
31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:52 WIB

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:31 WIB

DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:47 WIB

DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:43 WIB

DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:39 WIB

DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:20 WIB

Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:57 WIB

31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:20 WIB

DPRD Samarinda Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik, Khawatir UMKM dan Ekonomi Terdampak

Berita Terbaru