ri Puji Minta Pembatasan Aktivitas LGBT Masuk Raperda HIV/AIDS

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Tim Pansus IV Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS DPRD Kota Samarinda bersama Dinas Kesehatan Kota Samarinda.

Tim Pansus IV Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS DPRD Kota Samarinda bersama Dinas Kesehatan Kota Samarinda.

SAMARINDA– Ketua Panitia Khusus (Pansus) IV Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penanggulangan Tuberkulosis (TB) dan HIV/AIDS DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengambil langkah lebih tegas menyikapi tingginya kasus HIV yang telah menembus lebih dari 4.000 kasus.

Salah satu langkah yang diusulkan ialah membatasi ruang aktivitas LGBT di Samarinda. Usulan tersebut disampaikan dalam pembahasan Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS yang saat ini tengah digodok DPRD bersama pemerintah kota.

“Kami mendorong pemerintah kota agar aktivitas LGBT tidak diberi ruang di Samarinda. Jangan sampai terjadi normalisasi yang menurut kami berdampak terhadap generasi ke depan,” kata Sri Puji (25/6/2026).

Baca Juga :  Produk UMKM Sulit Tembus Retail, Sani Minta Pendampingan Diperkuat

Menurutnya, pembahasan Raperda dilakukan setelah Pansus menghimpun berbagai masukan melalui kunjungan ke fasilitas kesehatan, berdiskusi dengan organisasi pendamping pasien TB dan HIV, serta melakukan studi banding ke sejumlah daerah.

Dari hasil pembahasan bersama Dinas Kesehatan, DPRD mencatat lebih dari 4.000 orang terdata mengidap HIV di Samarinda. Namun, sekitar separuh di antaranya baru menjalani pengobatan.

Sri Puji mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian karena berpotensi meningkatkan risiko penularan apabila tidak diikuti kepatuhan menjalani terapi.

Berdasarkan data yang diterima Pansus dari Dinas Kesehatan, kelompok laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki (LSL) menjadi kelompok dengan jumlah kasus HIV terbanyak. Selain itu, kasus juga ditemukan pada pekerja seks dan ibu hamil.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Libatkan FKUB Tangani Persoalan Keagamaan di Tengah Masyarakat

Menurut Sri Puji, kondisi tersebut menjadi salah satu dasar DPRD mengusulkan adanya pengaturan yang lebih tegas dalam Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS.

Selain tingginya kasus HIV, DPRD juga mencatat sepanjang 2026 terdapat sekitar 26 kematian akibat HIV dan 24 kematian akibat tuberkulosis di Samarinda.

“Karena itu kami ingin regulasi ini menjadi dasar untuk memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian HIV maupun TB di Samarinda,” tutupnya. (adv/dprd Samarinda)

Berita Terkait

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat
DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan
DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri
DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil
DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini
DPRD Samarinda Soroti Rencana Penggantian LPG 3 Kg ke CNG: Jangan Tambah Beban Masyarakat
Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan
31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:52 WIB

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:31 WIB

DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:47 WIB

DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:43 WIB

DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:39 WIB

DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:20 WIB

Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:57 WIB

31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:20 WIB

DPRD Samarinda Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik, Khawatir UMKM dan Ekonomi Terdampak

Berita Terbaru