Samri Desak Pemkot Tambah TPU, Lahan Pemakaman di Samarinda Kian Menipis

- Penulis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 23:09 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra.

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra.

Samarinda- Ketersediaan lahan pemakaman di Kota Samarinda mulai menjadi perhatian serius. Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda Samri Shaputra meminta Pemerintah Kota segera menyiapkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) baru agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Menurut Samri, kapasitas sejumlah TPU di Samarinda terus berkurang. Kondisi itu membuat sebagian warga beralih ke pemakaman swasta yang dinilai membutuhkan biaya lebih besar.

“Persoalan ini harus segera diantisipasi. Jangan sampai masyarakat kesulitan mendapatkan lahan pemakaman karena TPU yang ada sudah penuh,” katanya (27/4/2026).

Baca Juga :  Iswandi Minta Anggaran Nelayan Tak Dikurangi, DPRD Akan Panggil TAPD

Ia menjelaskan, DPRD tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang pemakaman.

Salah satu poin yang diusulkan dalam regulasi tersebut ialah kewajiban pemerintah menyediakan minimal satu TPU di setiap kecamatan, bahkan idealnya tersedia hingga tingkat kelurahan.

Samri menilai kebutuhan lahan baru dapat dipenuhi melalui pemanfaatan aset milik Pemerintah Kota yang belum digunakan maupun lahan hibah dari masyarakat setelah berstatus sebagai aset daerah.

Baca Juga :  Iswandi Tolak Teras Samarinda Tahap III: Prioritaskan Anggaran untuk Sekolah dan Layanan Kesehatan

Menurutnya, penyediaan TPU baru tidak boleh menunggu hingga seluruh lahan pemakaman yang ada benar-benar penuh.

“Sebab, kebutuhan pemakaman merupakan pelayanan dasar yang harus dipersiapkan pemerintah,” tegasnya.

Selain itu, ia mengungkapkan rencana hibah lahan dari PT Bukit Baiduri Energi (BBE) untuk kebutuhan TPU di wilayah Loa Bakung masih menunggu penyelesaian administrasi sebelum dapat diserahkan kepada Pemerintah Kota Samarinda. (adv/dprd Samarinda)

Follow WhatsApp Channel suaraetam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Dorong Job Fair Samarinda Digelar Berkala, Tekan Pengangguran hingga Perkuat Pelatihan Kerja
Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat
DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan
DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri
DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil
DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini
DPRD Samarinda Soroti Rencana Penggantian LPG 3 Kg ke CNG: Jangan Tambah Beban Masyarakat
Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:51 WIB

DPRD Dorong Job Fair Samarinda Digelar Berkala, Tekan Pengangguran hingga Perkuat Pelatihan Kerja

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:52 WIB

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:31 WIB

DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:47 WIB

DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:43 WIB

DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil

Berita Terbaru