Kontainer Kepung Jalan Damanhuri, DPRD Samarinda Desak Penertiban Jam Operasional

- Penulis

Minggu, 14 Juni 2026 - 00:48 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Anggota Komisi III DPRD Samarinda M Andriansyah

Anggota Komisi III DPRD Samarinda M Andriansyah

SAMARINDA — Kemacetan di kawasan Jalan Damanhuri kembali menjadi sorotan akibat aktivitas kendaraan kontainer yang keluar masuk area pergudangan. DPRD Samarinda meminta pemerintah segera melakukan penataan dan pengawasan ketat terhadap operasional kendaraan berat di jalur tersebut.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda M Andriansyah mengatakan aktivitas kontainer di kawasan pergudangan sudah beberapa kali memicu antrean panjang kendaraan dan mengganggu mobilitas masyarakat.

Ia mengaku sempat mengalami langsung kemacetan yang terjadi karena sebuah kontainer bermanuver masuk ke gudang hingga memakan badan jalan.

“Saya pernah terjebak macet di sana. Setelah dilihat ternyata ada kontainer yang sedang masuk ke area gudang dan membuat arus kendaraan tersendat,” ujarnya (14/6/2026).

Baca Juga :  DPRD Samarinda Tahan Rencana Bongkar Menara Taman Samarendah

Menurutnya, kendaraan besar seperti kontainer seharusnya tidak beroperasi pada jam padat lalu lintas karena berpotensi memperparah kemacetan di kawasan perkotaan.

Ia pun meminta Dinas Perhubungan Samarinda lebih aktif melakukan pengawasan dan menyiagakan petugas ketika ada aktivitas bongkar muat maupun manuver kendaraan besar di kawasan pergudangan.

“Kalau memang ada aktivitas kendaraan berat yang berpotensi mengganggu lalu lintas, harus ada pengaturan dari petugas di lapangan,” katanya.

Selain itu, Andriansyah mendesak pelaku usaha mengatur ulang jam operasional kendaraan kontainer agar tidak bersamaan dengan tingginya aktivitas masyarakat.

Baca Juga :  Efek Jera Dinilai Perlu, Sri Puji Dukung Hukuman Kebiri bagi Pelaku Kekerasan Seksual

Menurut dia, aktivitas bongkar muat lebih tepat dilakukan pada malam hari ketika arus lalu lintas mulai berkurang.

“Jangan saat jalan sedang padat. Kalau bisa dilakukan di atas jam 10 malam supaya tidak menimbulkan kemacetan panjang,” tegasnya.

Ia juga menyoroti kendaraan pengangkut material yang kerap menjatuhkan tanah ke badan jalan di sekitar kawasan pergudangan.

Kondisi tersebut dinilai membahayakan pengendara karena membuat jalan licin saat hujan dan berdebu ketika cuaca panas.

“Ini bukan hanya soal macet, tapi juga keselamatan pengguna jalan,” tutupnya. (adv/DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel suaraetam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses Raih Gelar Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor Samarinda Ulu
Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat
Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan
Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan
Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek
Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak
Peralatan Pemadam Rusak, Abdul Rohim Desak Karhutla Naik Status Jadi Bencana Nasional
Kepemilikan Lapak Atas Nama Keluarga Jadi Persoalan, Disdag Samarinda Kaji Penataan Ulang
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Sukses Raih Gelar Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor Samarinda Ulu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak

Berita Terbaru

UMUM

Gerindra bersama Laskar Gerindra Aktif Karthula

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:40 WIB