Iswandi Soroti Anggaran Disdag Rp33,7 Miliar, Dinilai Lebih Banyak Habis untuk Kebutuhan Internal

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi.

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi.

SAMARINDA– Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda Iswandi mengkritik penggunaan anggaran Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Samarinda tahun 2026 yang dinilai belum berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dari total pagu Rp33,77 miliar, sebagian besar anggaran disebut masih terserap untuk kebutuhan internal organisasi perangkat daerah (OPD).

Sorotan itu disampaikan setelah Komisi II mengevaluasi laporan realisasi anggaran dan program kerja Disdag hingga Semester I 2026.

Menurut Iswandi, belanja yang langsung menyentuh masyarakat, seperti pengendalian harga, perlindungan konsumen, hingga pemberdayaan pedagang dan UMKM, justru masih mendapat porsi terbatas.

“Yang saya tekankan, anggaran pemerintah harus lebih banyak digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kebutuhan internal OPD,” kata Iswandi di DPRD Samarinda (24/6/2026).

Berdasarkan laporan yang diterima DPRD, realisasi anggaran Disdag hingga pertengahan tahun telah mencapai sekitar 54 persen atau Rp17,94 miliar. Namun, Iswandi menilai tingginya serapan belum sejalan dengan manfaat yang dirasakan masyarakat.

Baca Juga :  ri Puji Minta Pembatasan Aktivitas LGBT Masuk Raperda HIV/AIDS

Ia menilai sebagian besar kegiatan yang telah direalisasikan masih didominasi program administratif dan operasional internal dinas.

“Dari paparan yang kami terima, kegiatan yang berjalan lebih banyak untuk kebutuhan internal. Padahal yang ingin kami lihat adalah program yang benar-benar berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Iswandi mencontohkan program pengendalian inflasi melalui pasar murah dan intervensi harga yang hanya dianggarkan sekitar Rp200 juta.

Meski nilainya relatif kecil, realisasi program tersebut hampir mencapai 100 persen pada Semester I.

Sebaliknya, sejumlah program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat masih menunjukkan penyerapan anggaran yang rendah.

“Ini yang harus dievaluasi. Jangan sampai kegiatan internal lebih cepat berjalan, sementara program yang dibutuhkan masyarakat justru tertinggal,” katanya.

Baca Juga :  Siswa SMKN 4 Samarinda Meninggal Diduga Sepatu Sempit, DPRD Sentil Bansos Tak Tepat Sasaran

Selain itu, Komisi II juga menyoroti masih adanya kewajiban pembayaran yang belum diselesaikan Disdag.

DPRD meminta penjelasan mengenai sumber anggaran yang akan digunakan untuk menuntaskan kewajiban tersebut, termasuk kemungkinan adanya rasionalisasi belanja.

Menurut Iswandi, apabila penyesuaian anggaran harus dilakukan, pemerintah diminta tidak memangkas program yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

“Kalau ada rasionalisasi, jangan program prioritas yang dipotong. Kurangi kegiatan yang manfaatnya tidak dirasakan langsung oleh masyarakat,” tegasnya.

Ia memastikan Komisi II akan kembali memanggil Dinas Perdagangan untuk mengevaluasi realisasi anggaran Semester I sekaligus membahas arah penyusunan program dan anggaran tahun 2027.

“Setiap rupiah dalam APBD harus diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik, mendukung pelaku usaha kecil, serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok,” tutup Iswandi. (adv/Dprd Samarinda)

Berita Terkait

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat
DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan
DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri
DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil
DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini
DPRD Samarinda Soroti Rencana Penggantian LPG 3 Kg ke CNG: Jangan Tambah Beban Masyarakat
Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan
31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:52 WIB

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:31 WIB

DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:47 WIB

DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:43 WIB

DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:39 WIB

DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:20 WIB

Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:57 WIB

31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:20 WIB

DPRD Samarinda Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik, Khawatir UMKM dan Ekonomi Terdampak

Berita Terbaru