Samarinda — DPRD Kota Samarinda mengaku adanya dugaan ketidakberesan dalam pembagian lapak di Pasar Pagi Samarinda.
Komisi II mendesak pemerintah kota membuka data 2.438 penerima kios secara transparan untuk menguji indikasi maladministrasi dalam proses penempatan pedagang di gedung baru.
Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, menegaskan data penerima lapak harus diserahkan secara rinci berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), bukan hanya angka total.
“Kita minta 2.438 penerima kunci ini dibuka siapa saja orangnya. Harus transparan supaya bisa diawasi dan tidak ada lagi dugaan permainan,” kata Iswandi usai rapat dengar pendapat di Kantor DPRD Samarinda (1/5/2026).
Permintaan itu, lanjutnya, sudah disampaikan berulang kali. Namun hingga kini Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda dinilai belum membuka data secara detail dan hanya memberikan angka keseluruhan.
Menurut Iswandi, alasan Disdag yang menyebut harus menunggu izin wali kota untuk membuka data dinilai tidak tepat.
“Kalau memang tidak ada masalah, kenapa harus ditutup-tutupi? Kita minta data ini untuk fungsi pengawasan,” ujarnya.
DPRD juga menyoroti potensi penyalahgunaan lapak jika tidak ditempati pedagang yang berhak. Pasar Pagi, kata dia, dibangun dengan anggaran besar untuk mendukung aktivitas perdagangan, bukan menjadi objek investasi atau diperjualbelikan.
“Pasar ini untuk pedagang, bukan untuk disewakan atau diperjualbelikan. Kalau tidak ditempati, harus ada sanksi,” tegasnya.
Kecurigaan dewan menguat setelah ditemukan sejumlah kejanggalan dalam proses pendataan. Salah satunya, pendataan awal disebut hanya dilakukan dalam waktu singkat sebelum pembongkaran gedung lama.
Selain itu, Komisi II juga menemukan indikasi adanya nama yang tercantum dalam daftar, namun tidak diketahui keberadaannya.
“Ada nama yang didata, tapi orangnya tidak ada. Ini sudah ditangani inspektorat,” kata Iswandi.
DPRD menegaskan akan terus mendorong pembukaan data secara menyeluruh guna memastikan distribusi lapak tepat sasaran dan bebas dari praktik yang merugikan pedagang. (ADV/DPRD SMD)











