Pembina Pasukan Merah Dayak Kutai Kartanegara, Fransiskus, Jalin Hubungan Internasional di Bali

- Penulis

Kamis, 30 Januari 2025 - 20:10 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

SuaraEtam, Samarinda – Fransiskus, Pembina Pasukan Merah Dayak Kutai Kartanegara, melakukan perjalanan ke Bali pada tanggal 1 Februari – 6 Februari dalam rangka mempererat hubungan baik dengan turis mancanegara. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mengenalkan budaya Dayak serta memperluas jejaring internasional demi kepentingan masyarakat adat.

Pasukan Merah Dayak dikenal sebagai penjaga tradisi dan budaya Dayak yang memiliki peran penting dalam menjaga nilai-nilai leluhur serta ketahanan adat di Kalimantan Timur. Dalam kunjungannya ke Bali, Fransiskus berinteraksi dengan wisatawan asing untuk memperkenalkan warisan budaya Dayak, termasuk tarian tradisional, seni ukir, serta filosofi kehidupan masyarakat adat.

Baca Juga :  Raperda Sempadan Sungai Samarinda Siapkan Kompensasi bagi Warga Terdampak Penataan

Menurut Fransiskus, hubungan baik dengan turis mancanegara dapat menjadi jembatan bagi masyarakat Dayak untuk lebih dikenal di dunia internasional. “Kami ingin menunjukkan kepada dunia bahwa budaya Dayak adalah bagian penting dari keberagaman Indonesia yang patut dilestarikan dan dihargai,” ujarnya.

Bali dipilih sebagai tempat pertemuan karena merupakan pusat wisata yang banyak dikunjungi oleh turis dari berbagai negara. Interaksi dengan para turis diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi budaya, baik dalam bentuk pertukaran seni, pameran budaya, maupun peluang ekonomi bagi masyarakat adat.

Dalam perjalanannya, Fransiskus juga bertemu dengan beberapa komunitas budaya dan pelaku pariwisata di Bali. Mereka membahas kemungkinan kerja sama dalam mempromosikan seni dan tradisi Dayak melalui festival atau acara internasional yang rutin diadakan di Pulau Dewata.

Baca Juga :  ASN Bolos Saat Jam Kerja Disorot, DPRD Samarinda Minta Sanksi Tegas Diberlakukan

Langkah yang diambil Fransiskus ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk komunitas Dayak di Kutai Kartanegara. Mereka berharap upaya ini dapat memperkuat identitas budaya Dayak sekaligus membuka jalan bagi pengakuan global terhadap keberadaan masyarakat adat di Kalimantan.

Dengan semangat kebersamaan dan keterbukaan, diharapkan hubungan baik yang terjalin antara masyarakat Dayak dan wisatawan mancanegara dapat memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik dalam aspek budaya, sosial, maupun ekonomi.

 

Follow WhatsApp Channel suaraetam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Dorong Job Fair Samarinda Digelar Berkala, Tekan Pengangguran hingga Perkuat Pelatihan Kerja
HUT RI di Tengah Efisiensi, DPRD Samarinda Pilih Layanan Warga Ketimbang Pesta Besar
DPRD Samarinda Tahan Rencana Bongkar Menara Taman Samarendah
DPRD Pastikan Air Baku Samaqua Aman dari Ancaman Intrusi Air Laut
SPMB 2027, DPRD Samarinda Kunci Zonasi SMP Sejak Siswa Kelas 5 SD
Polder Air Hitam Diusulkan Jadi Ikon Baru Samarinda, Bukan Sekadar Kolam Retensi
DPRD Desak Disporapar Samarinda Dipisah, Pariwisata Dinilai Kurang Fokus
DPRD Samarinda Alihkan Anggaran 17 Agustus untuk Cek Kesehatan Gratis Warga
Berita ini 126 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:51 WIB

DPRD Dorong Job Fair Samarinda Digelar Berkala, Tekan Pengangguran hingga Perkuat Pelatihan Kerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:56 WIB

HUT RI di Tengah Efisiensi, DPRD Samarinda Pilih Layanan Warga Ketimbang Pesta Besar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:06 WIB

DPRD Samarinda Tahan Rencana Bongkar Menara Taman Samarendah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:10 WIB

DPRD Pastikan Air Baku Samaqua Aman dari Ancaman Intrusi Air Laut

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:50 WIB

SPMB 2027, DPRD Samarinda Kunci Zonasi SMP Sejak Siswa Kelas 5 SD

Berita Terbaru

Abdul Rohim
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda

Samarinda

DPRD Samarinda Tahan Rencana Bongkar Menara Taman Samarendah

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:06 WIB