Helmi Desak Tambahan Kuota BBM Kaltim, Antrean Dinilai Ganggu Aktivitas Usaha

- Penulis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:13 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah.

Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah.

SAMARINDA- Tambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi untuk Kalimantan Timur (Kaltim) diminta segera direalisasikan. Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, menilai kepastian pasokan energi penting untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat dan mendukung pertumbuhan usaha, terutama saat Samarinda bersiap beralih menuju ekonomi nonpertambangan.

Helmi meminta Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menindaklanjuti rencana penambahan kuota BBM bersubsidi pada 2026 menjadi 510.000 kiloliter (KL).

Menurutnya, antrean panjang di sejumlah SPBU menunjukkan kebutuhan bahan bakar di lapangan perlu menjadi perhatian.

“Selama ini wilayah kita selalu penuh dengan antrean. Kita berharap janji penambahan kuota migas tahun 2026 menjadi 510.000 KL dapat segera direalisasikan secara utuh agar masyarakat tidak terus-menerus dirugikan,” kata Helmi (18/10/2026).

Baca Juga :  Iswandi Minta Distapangtani Hentikan Belanja Internal, Program untuk Petani Harus Diprioritaskan

Ia menilai, persoalan BBM tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan pengguna kendaraan. Kelancaran pasokan juga berpengaruh terhadap kegiatan usaha yang mengandalkan transportasi dan distribusi barang.

“Bagi kita orang Samarinda yang tengah mempersiapkan peralihan menuju ekonomi nonpertambangan, kepastian pasokan energi menjadi salah satu faktor pendukung agar kegiatan usaha dapat berjalan tanpa hambatan,” tuturnya.

Di sisi lain, Helmi mendorong Samarinda memperkuat sektor ekonomi di luar pertambangan untuk menghadapi era zero tambang.

Usaha mikro, kecil, dan sektor usaha lainnya dinilai perlu dikembangkan agar dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

Baca Juga :  Blue Bird Masuk Samarinda, Ronal Minta Warga Lokal Diberi Kesempatan Kerja

Menurutnya, perubahan orientasi ekonomi tersebut membutuhkan kesiapan pemerintah dalam mendukung pelaku usaha lokal.

Pengembangan sektor nonpertambangan diharapkan mampu menjaga perputaran ekonomi ketika ketergantungan terhadap aktivitas tambang berkurang.

“Samarinda ke depan akan lebih fokus pada usaha mikro dan makro untuk pengembangan PAD,” ujarnya.

Helmi juga mengapresiasi Forum Energi 2026 sebagai ruang bagi pemangku kepentingan untuk membahas kebutuhan energi dan pembangunan daerah. Ia berharap forum tersebut dapat mendorong kebijakan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Banyak sektor, namun kita mulai dari penguatan usaha lokal,” demikian Helmi Abdullah. (adv)

Follow WhatsApp Channel suaraetam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat
Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan
Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan
Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek
Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak
Peralatan Pemadam Rusak, Abdul Rohim Desak Karhutla Naik Status Jadi Bencana Nasional
Kepemilikan Lapak Atas Nama Keluarga Jadi Persoalan, Disdag Samarinda Kaji Penataan Ulang
Koperasi Belum Siap, Iswandi Khawatir Gaji ASN Tertunggak dan Sistem Pembayaran Bermasalah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak

Berita Terbaru