Iswandi Minta Distapangtani Hentikan Belanja Internal, Program untuk Petani Harus Diprioritaskan

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi.

Samarinda- Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi meminta Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Distapangtani) Samarinda mengubah prioritas penggunaan anggaran agar lebih banyak menyentuh kepentingan masyarakat, khususnya petani dan sektor ketahanan pangan.

Permintaan itu disampaikan setelah Komisi II mengevaluasi realisasi anggaran Distapangtani Tahun Anggaran 2026. Dari total pagu Rp25,69 miliar, serapan anggaran hingga pertengahan tahun telah mencapai 42,41 persen.

Namun, DPRD menilai sebagian besar anggaran tersebut masih digunakan untuk belanja rutin dan operasional internal.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik, Khawatir UMKM dan Ekonomi Terdampak

“Secara angka memang cukup tinggi, tetapi manfaat yang dirasakan masyarakat belum maksimal karena sebagian besar anggaran masih terserap untuk kebutuhan internal,” kata Iswandi usai rapat dengar pendapat di DPRD Samarinda (25/6/2026).

Ia mengungkapkan, program yang berkaitan langsung dengan pertanian dan ketahanan pangan justru masih memiliki realisasi rendah. Bahkan, program penanganan kawasan rawan pangan dan cadangan pangan daerah yang telah dianggarkan belum menunjukkan realisasi.

Menurutnya, kondisi itu harus menjadi bahan evaluasi menjelang semester kedua agar pelaksanaan anggaran lebih berorientasi pada hasil, bukan sekadar mengejar persentase penyerapan.

Baca Juga :  PAD Naik, Layanan Air Masih Timpang: DPRD Desak Perumdam Benahi Distribusi

Iswandi menegaskan keberhasilan perangkat daerah tidak cukup diukur dari tingginya serapan APBD, melainkan dari dampak yang dirasakan masyarakat.

Karena itu, ia meminta Distapangtani memprioritaskan program yang mendukung petani, memperkuat ketahanan pangan, dan menjawab kebutuhan riil warga.

“Jangan sampai anggaran habis, tetapi masyarakat tidak merasakan manfaatnya. Yang harus menjadi prioritas adalah program yang benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat,” tutupnya . (adv/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat
DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan
DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri
DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil
DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini
DPRD Samarinda Soroti Rencana Penggantian LPG 3 Kg ke CNG: Jangan Tambah Beban Masyarakat
Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan
31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:52 WIB

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:31 WIB

DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:47 WIB

DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:43 WIB

DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:39 WIB

DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:20 WIB

Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:57 WIB

31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:20 WIB

DPRD Samarinda Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik, Khawatir UMKM dan Ekonomi Terdampak

Berita Terbaru