SAMARINDA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda meminta Rumah Sakit (RS) Bhakti Nugraha Samarinda yang resmi berhenti operasionalnya mulai 1 Juni 2026. Agar tenaga kesehatannya dapat dipindahkan ke rumah sakit yang baru beroperasi di Samarinda.
Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Sri Puji Astuti, meminta agar manajemen memanfaatkan fleksibilitas dunia medis untuk segera mengalihkan para nakes dan dokter spesialis yang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) ke faskes-faskes baru tersebut.
“Tutupnya rumah sakit ini disertai banyaknya rumah sakit baru yang ada di Samarinda. Ada tiga yang baru: RS Kodim, RS Mulya Medika Samarinda, dan RS Bhayangkara. Pasti itu memerlukan tenaga kerja,” kata Sri Puji Astuti, Kamis (11/6/2026).
Karakteristik wilayah kerja medis sebenarnya sangat dinamis, sehingga memungkinkan dokter dan perawat berpindah faskes dengan relatif cepat. Oleh karena itu, momentum operasionalnya tiga RS baru ini di Samarinda ini harus ditangkap sebagai peluang agar para nakes eks RS Bhakti Nugraha bisa langsung berpindah tugas.
Berbeda dengan kasus penutupan fasilitas kesehatan skala besar yang pernah terjadi di Samarinda, penghentian operasional RS Bhakti Nugraha dinilai berjalan kondusif. Faktor skala rumah sakit yang kecil membuat proses PHK tidak sampai memicu konflik industri yang masif.
“Rumah sakit ini tergolong kecil dengan jumlah tempat tidur (bed) dan ruang perawatan yang terbatas. Tidak banyak tenaga kerjanya pasti. Saat ini juga tidak terjadi ribut, bisa juga sudah terbayarkan pesangon dan hak-hak mereka,” jelas Puji
Karena proses penutupan dilakukan oleh manajemen secara bertahap, gelombang PHK yang ada dinilai tidak menimbulkan gejolak besar layaknya penutupan RS Haji Darjad Samarinda beberapa waktu lalu.
Di sisi lain, ia menilai secara makro penutupan RS swasta legendaris tersebut tidak sampai mengganggu sistem pelayanan kesehatan kota, melainkan hanya menggeser akses geografis warga di pusat kota.
“Dengan tutupnya ini tidak terlalu berdampak, karena banyak juga rumah sakit baru hadir di Samarinda. Cuman untuk daerah kota yang biasa berobat di RS Bhakti Nugraha, sekarang sudah tidak bisa disana lagi,” pungkasnya. (adv/DPRD Samarinda)







