Sri Puji Minta Pembatasan Aktivitas LGBT Masuk Raperda HIV/AIDS

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 10:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Tim Pansus IV Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS DPRD Kota Samarinda bersama Dinas Kesehatan Kota Samarinda.

Tim Pansus IV Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS DPRD Kota Samarinda bersama Dinas Kesehatan Kota Samarinda.

SAMARINDA– Ketua Panitia Khusus (Pansus) IV Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penanggulangan Tuberkulosis (TB) dan HIV/AIDS DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengambil langkah lebih tegas menyikapi tingginya kasus HIV yang telah menembus lebih dari 4.000 kasus.

Salah satu langkah yang diusulkan ialah membatasi ruang aktivitas LGBT di Samarinda. Usulan tersebut disampaikan dalam pembahasan Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS yang saat ini tengah digodok DPRD bersama pemerintah kota.

“Kami mendorong pemerintah kota agar aktivitas LGBT tidak diberi ruang di Samarinda. Jangan sampai terjadi normalisasi yang menurut kami berdampak terhadap generasi ke depan,” kata Sri Puji (25/6/2026).

Baca Juga :  Data Desil Tak Akurat, DPRD Samarinda Ingatkan Warga Miskin Bisa Kehilangan Hak Bansos

Menurutnya, pembahasan Raperda dilakukan setelah Pansus menghimpun berbagai masukan melalui kunjungan ke fasilitas kesehatan, berdiskusi dengan organisasi pendamping pasien TB dan HIV, serta melakukan studi banding ke sejumlah daerah.

Dari hasil pembahasan bersama Dinas Kesehatan, DPRD mencatat lebih dari 4.000 orang terdata mengidap HIV di Samarinda. Namun, sekitar separuh di antaranya baru menjalani pengobatan.

Sri Puji mengatakan kondisi tersebut menjadi perhatian karena berpotensi meningkatkan risiko penularan apabila tidak diikuti kepatuhan menjalani terapi.

Berdasarkan data yang diterima Pansus dari Dinas Kesehatan, kelompok laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki (LSL) menjadi kelompok dengan jumlah kasus HIV terbanyak. Selain itu, kasus juga ditemukan pada pekerja seks dan ibu hamil.

Baca Juga :  Dua Koridor BRT Samarinda Disiapkan, Halte dan Titik Naik Turun Masih Dikebut

Menurut Sri Puji, kondisi tersebut menjadi salah satu dasar DPRD mengusulkan adanya pengaturan yang lebih tegas dalam Raperda Penanggulangan TB dan HIV/AIDS.

Selain tingginya kasus HIV, DPRD juga mencatat sepanjang 2026 terdapat sekitar 26 kematian akibat HIV dan 24 kematian akibat tuberkulosis di Samarinda.

“Karena itu kami ingin regulasi ini menjadi dasar untuk memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian HIV maupun TB di Samarinda,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel suaraetam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses Raih Gelar Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor Samarinda Ulu
Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat
Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan
Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan
Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek
Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak
Peralatan Pemadam Rusak, Abdul Rohim Desak Karhutla Naik Status Jadi Bencana Nasional
Kepemilikan Lapak Atas Nama Keluarga Jadi Persoalan, Disdag Samarinda Kaji Penataan Ulang
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:43 WIB

Sukses Raih Gelar Pimpinan Gerakan Pemuda Ansor Samarinda Ulu

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak

Berita Terbaru

UMUM

Gerindra bersama Laskar Gerindra Aktif Karthula

Minggu, 1 Nov 2026 - 21:40 WIB