Pemkot Diminta Segera Selesaikan Syarat Pusat Agar Terowongan Samarinda Segera Beroperasi

- Penulis

Rabu, 10 Juni 2026 - 00:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Helmi Abdullah

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Helmi Abdullah

Samarinda – Operasional Terowongan Samarinda hingga kini masih terganjal masalah perizinan dari pemerintah pusat. Alhasil, meski proyek sepanjang 400 meter yang menghubungkan Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Kakap ini telah rampung, fasilitas tersebut belum bisa digunakan oleh masyarakat.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Samarinda, Helmi Abdullah, meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda untuk bergerak cepat melengkapi dokumen persyaratan yang diminta pusat agar izin operasionalnya bisa segera terbit.

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa percepatan pengoperasian fasilitas publik ini wajib mengedepankan aspek keselamatan serta kelayakan teknis sebelum nantinya resmi dibuka untuk umum.

Baca Juga :  49 Ribu Peserta Terancam, DPRD Samarinda Minta Pemprov Tunda Redistribusi PBPU-BP

“Kita berharap fasilitas publik terowongan Samarinda itu, dapat segera dinikmati masyarakat Samarinda,” kata Helmi Abdullah (10/6/2026).

Setelah kantong izin dari pusat berhasil dikantongi, seluruh spesifikasi teknis harus diperiksa ulang.

Hal ini demi memastikan terowongan benar-benar aman saat dilalui kendaraan, termasuk kepastian mengenai batas beban kendaraan yang diperbolehkan melintas.

“Spesifikasinya harus betul-betul sesuai termasuk izin-izinnya karena ini menyangkut keselamatan masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Viktor Soroti Vendor Baru Parkir Mie Gacoan, Minta Warga Lokal Jangan Disingkirkan

Selain persoalan terowongan, Helmi juga memberikan perhatian pada pembangunan Teras Samarinda Tahap II yang sampai saat ini belum kunjung dibuka untuk publik.

Menurut pandangannya, proyek lanjutan di kawasan tepian Sungai Mahakam tersebut memerlukan atensi serius, khususnya terkait faktor keamanan konstruksi mengingat lokasinya yang berada tepat di sepanjang bibir sungai.

“Kita harapkan juga seperti di sepanjang Teras Samarinda itu sesuai prosedur dan kualitasnya,” pungkasnya. (adv/DPRD Samarinda)

Berita Terkait

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat
DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan
DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri
DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil
DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini
DPRD Samarinda Soroti Rencana Penggantian LPG 3 Kg ke CNG: Jangan Tambah Beban Masyarakat
Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan
31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:52 WIB

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:31 WIB

DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:47 WIB

DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:43 WIB

DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:39 WIB

DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:20 WIB

Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:57 WIB

31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:20 WIB

DPRD Samarinda Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik, Khawatir UMKM dan Ekonomi Terdampak

Berita Terbaru