Iswandi Minta Anggaran Nelayan Tak Dikurangi, DPRD Akan Panggil TAPD

- Penulis

Jumat, 26 Juni 2026 - 23:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

 Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi.

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi.

Samarinda- Rencana pengurangan anggaran Dinas Perikanan Kota Samarinda pada 2027 mendapat perhatian dari Komisi II DPRD Samarinda. Legislator meminta pemerintah memastikan rasionalisasi anggaran tidak menghapus program yang bersentuhan langsung dengan nelayan dan pembudidaya ikan.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda Iswandi mengatakan pihaknya akan meminta penjelasan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mengenai alasan penurunan pagu anggaran Dinas Perikanan dari usulan Rp14,708 miliar menjadi Rp12,923 miliar.

Menurutnya, setiap kebijakan pemangkasan harus mempertimbangkan dampaknya terhadap masyarakat.

Program bantuan yang terbukti meningkatkan kesejahteraan nelayan tidak seharusnya menjadi sasaran efisiensi.

Baca Juga :  49 Ribu Warga Terancam, DPRD Samarinda Desak Pemprov Tak Lepas Tangan Iuran BPJS

“Kami ingin mengetahui dasar pengurangan anggaran itu. Kalau yang dipotong adalah program yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, tentu akan kami pertahankan,” ujar Iswandi (26/6/2026).

Ia meminta Dinas Perikanan menyiapkan data yang menunjukkan efektivitas program bantuan, termasuk perubahan pendapatan nelayan dan pelaku usaha perikanan setelah menerima dukungan dari pemerintah.

Data tersebut dinilai penting sebagai bahan pembahasan bersama TAPD.

Selain membahas anggaran, Komisi II juga menaruh perhatian pada pemanfaatan fasilitas cold storage di Samarinda Seberang.

Baca Juga :  APBD 2027 Samarinda Masih Abu-Abu, DPRD Tunggu Draf Anggaran dari Pemkot

Iswandi menilai keberadaan gudang pendingin itu tidak hanya membantu nelayan menjaga kualitas hasil tangkapan, tetapi juga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Di sisi lain, ia mengusulkan agar pemerintah menyediakan ruang bagi pelaku usaha mikro yang bergerak di bidang pengolahan hasil perikanan agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan lebih luas.

“DPRD akan mengawal pembahasan APBD 2027 agar kebijakan efisiensi tidak mengorbankan program yang berkaitan dengan peningkatan ekonomi masyarakat pesisir dan sektor perikanan,” tandasnya. (adv/dprd/samarinda)

Follow WhatsApp Channel suaraetam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Dorong Job Fair Samarinda Digelar Berkala, Tekan Pengangguran hingga Perkuat Pelatihan Kerja
HUT RI di Tengah Efisiensi, DPRD Samarinda Pilih Layanan Warga Ketimbang Pesta Besar
DPRD Samarinda Tahan Rencana Bongkar Menara Taman Samarendah
DPRD Pastikan Air Baku Samaqua Aman dari Ancaman Intrusi Air Laut
SPMB 2027, DPRD Samarinda Kunci Zonasi SMP Sejak Siswa Kelas 5 SD
Polder Air Hitam Diusulkan Jadi Ikon Baru Samarinda, Bukan Sekadar Kolam Retensi
DPRD Desak Disporapar Samarinda Dipisah, Pariwisata Dinilai Kurang Fokus
DPRD Samarinda Alihkan Anggaran 17 Agustus untuk Cek Kesehatan Gratis Warga
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:51 WIB

DPRD Dorong Job Fair Samarinda Digelar Berkala, Tekan Pengangguran hingga Perkuat Pelatihan Kerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:56 WIB

HUT RI di Tengah Efisiensi, DPRD Samarinda Pilih Layanan Warga Ketimbang Pesta Besar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:06 WIB

DPRD Samarinda Tahan Rencana Bongkar Menara Taman Samarendah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:10 WIB

DPRD Pastikan Air Baku Samaqua Aman dari Ancaman Intrusi Air Laut

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:50 WIB

SPMB 2027, DPRD Samarinda Kunci Zonasi SMP Sejak Siswa Kelas 5 SD

Berita Terbaru

Abdul Rohim
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda

Samarinda

DPRD Samarinda Tahan Rencana Bongkar Menara Taman Samarendah

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:06 WIB