Helmi Abdullah Minta APBD Samarinda Fokus ke Warga, Bukan Sekadar Belanja Birokrasi

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah.

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah.

SAMARINDA– Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah meminta penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ke depan lebih diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, ia menegaskan setiap rupiah belanja daerah harus memberi manfaat nyata, bukan hanya membiayai aktivitas pemerintahan.

Menurut Helmi, DPRD akan mengawal pembahasan APBD agar program yang disusun pemerintah benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan rendah.

“Kami di DPRD akan menggarisbawahi agar pembahasan APBD Kota Samarinda benar-benar berpihak kepada masyarakat kecil,” kata Helmi di Kantor DPD PDIP Kaltim (23/6/2026).

Baca Juga :  Tarif Parkir Berlangganan Samarinda Dinilai Memberatkan, DPRD Desak Opsi Cicilan

Ia menilai keterbatasan fiskal harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk lebih selektif menentukan program prioritas. Anggaran, kata dia, seharusnya dipusatkan pada sektor yang berdampak langsung terhadap kualitas hidup masyarakat.

Helmi menyebut layanan kesehatan, pendidikan, dan pembangunan infrastruktur dasar harus tetap menjadi fokus dalam penyusunan APBD.

“Selama masih ada efisiensi anggaran, pemerintah harus memastikan program yang dijalankan benar-benar bersentuhan langsung dengan masyarakat, seperti kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur lingkungan,” ujarnya.

Baca Juga :  PLTSa Disiapkan di Samarinda, Nasib 10 Insinerator Mulai Dipertanyakan

Ia menegaskan keberhasilan pembangunan tidak ditentukan oleh besarnya anggaran yang dibelanjakan, melainkan dari kemampuan pemerintah menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat melalui program yang tepat sasaran.

Meski demikian, Helmi mengingatkan efisiensi tidak boleh mengabaikan belanja wajib pemerintah, termasuk pemenuhan hak aparatur sipil negara (ASN).

Menurutnya, penyusunan APBD harus menjaga keseimbangan antara pelayanan publik dan kewajiban pemerintah terhadap aparatur.

“Belanja wajib, termasuk untuk ASN, tetap harus dipenuhi. Jadi penyusunannya harus seimbang,” tutupnya. (adv/Dprd Samarinda)

Berita Terkait

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat
DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan
DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri
DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil
DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini
DPRD Samarinda Soroti Rencana Penggantian LPG 3 Kg ke CNG: Jangan Tambah Beban Masyarakat
Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan
31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:52 WIB

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:31 WIB

DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:47 WIB

DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:43 WIB

DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:39 WIB

DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:20 WIB

Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:57 WIB

31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:20 WIB

DPRD Samarinda Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik, Khawatir UMKM dan Ekonomi Terdampak

Berita Terbaru