DPRD Samarinda Libatkan FKUB Tangani Persoalan Keagamaan di Tengah Masyarakat

- Penulis

Senin, 29 Juni 2026 - 23:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah.

Ketua DPRD Kota Samarinda, Helmi Abdullah.

SAMARINDA– DPRD Kota Samarinda akan melibatkan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam menangani berbagai persoalan keagamaan yang muncul di tengah masyarakat.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat penyelesaian konflik sekaligus menjaga kerukunan antarumat beragama di Kota Tepian.

Ketua DPRD Samarinda Helmi Abdullah mengatakan FKUB memiliki peran strategis karena beranggotakan perwakilan berbagai agama yang dapat menjadi mitra pemerintah dan DPRD dalam menyelesaikan persoalan keagamaan, termasuk isu rumah ibadah, budaya, hingga perizinan.

“Mereka menyampaikan siap jika DPRD membutuhkan bantuan ketika ada persoalan menyangkut masalah agama, budaya, perizinan rumah ibadah, dan lainnya,” kata Helmi di DPRD Samarinda (29/6/2026).

Baca Juga :  Kontainer Kepung Jalan Damanhuri, DPRD Samarinda Desak Penertiban Jam Operasional

Menurutnya, DPRD selama ini kerap menerima pengaduan masyarakat yang berkaitan dengan persoalan keagamaan.

Karena itu, keterlibatan FKUB dinilai akan mempermudah proses mediasi dan penyelesaian sebelum persoalan berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Helmi mengatakan DPRD tidak hanya akan membangun koordinasi dengan FKUB, tetapi juga mendukung program-program yang berkaitan dengan penguatan kerukunan masyarakat melalui fungsi penganggaran dan pengawasan.

“Kami akan memberikan perhatian terhadap program-program yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  WFH Jumat Berlaku, DPRD Samarinda Tegaskan ASN Tak Boleh Anggap Libur

Ia menilai kolaborasi antara DPRD dan FKUB penting untuk menjaga kondusivitas Kota Samarinda yang dihuni masyarakat dengan latar belakang agama dan budaya yang beragam.

“Selama ini kami cukup sering menerima aspirasi maupun keluhan masyarakat. Ke depan, jika persoalannya berkaitan dengan kehidupan keagamaan, kami akan melibatkan FKUB agar penyelesaiannya lebih efektif,” katanya.

Helmi berharap sinergi tersebut mampu memperkuat komunikasi antarumat beragama sekaligus menjaga situasi Kota Samarinda tetap aman dan harmonis. (adv/Dprd Samarinda)

Berita Terkait

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat
DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan
DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri
DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil
DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini
DPRD Samarinda Soroti Rencana Penggantian LPG 3 Kg ke CNG: Jangan Tambah Beban Masyarakat
Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan
31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:52 WIB

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:31 WIB

DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:47 WIB

DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:43 WIB

DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:39 WIB

DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:20 WIB

Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:57 WIB

31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:20 WIB

DPRD Samarinda Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik, Khawatir UMKM dan Ekonomi Terdampak

Berita Terbaru