DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total MBG, Temukan Makanan Tak Layak di Sekolah

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 20:35 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari

Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari

Samarinda — DPRD Kota Samarinda meminta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah muncul temuan makanan tidak layak konsumsi di sejumlah sekolah.

Wakil Ketua DPRD Samarinda, Celni Pita Sari, mengatakan pihaknya menerima berbagai laporan terkait kualitas menu MBG yang dinilai jauh dari standar, mulai dari makanan berbau basi hingga bahan yang tidak higienis.

Sejumlah kasus bahkan sempat menjadi perhatian publik, seperti temuan sayur berulat di SMAN 13 Samarinda dan roti berjamur di SD Integral Luqman Al Hakim Samarinda.

Baca Juga :  Masuknya Haraku Ramen Dinilai Jadi Sinyal Samarinda Kian Dilirik Investor

“Kalau sudah dapat tender, harus benar-benar bertanggung jawab. Jangan hanya ambil pekerjaan, tapi kualitas diabaikan,” ujar Celni saat ditemui di Kantor DPRD Samarinda (26/4/2026).

Ia menegaskan, penyedia katering dalam program MBG seharusnya berasal dari pihak yang memiliki pengalaman dan kapasitas memadai, mengingat produksi makanan dilakukan dalam jumlah besar setiap hari.

Menurutnya, pengolahan ribuan porsi makanan membutuhkan standar yang jelas agar tetap aman dikonsumsi para siswa.

Baca Juga :  Gedung Megah Pasar Pagi Samarinda Tak Sejalan dengan Nasib Pedagang

“Ini bukan masak untuk sedikit orang. Ribuan porsi setiap hari, tentu harus ditangani oleh yang berkompeten,” katanya.

Selain kualitas makanan, Celni juga menilai pelaksanaan program MBG belum menjangkau seluruh sekolah. Ia menyebut masih ada sekolah yang belum menerima manfaat program tersebut.

DPRD, lanjutnya, akan mendorong pendataan ulang agar distribusi MBG lebih tepat sasaran dan merata.

“Kita akan cek lagi sekolah mana yang sudah dan belum menerima MBG, supaya pelaksanaannya lebih merata,” tutupnya. (ADV/DPRD SMD)

Follow WhatsApp Channel suaraetam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat
Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan
Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan
Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek
Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak
Peralatan Pemadam Rusak, Abdul Rohim Desak Karhutla Naik Status Jadi Bencana Nasional
Kepemilikan Lapak Atas Nama Keluarga Jadi Persoalan, Disdag Samarinda Kaji Penataan Ulang
Koperasi Belum Siap, Iswandi Khawatir Gaji ASN Tertunggak dan Sistem Pembayaran Bermasalah
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak

Berita Terbaru