SAMARINDA — Upaya menjaga kebersihan lingkungan di Kota Samarinda dinilai tidak cukup hanya mengandalkan petugas kebersihan. Keterlibatan masyarakat disebut menjadi faktor penting untuk menciptakan lingkungan kota yang sehat dan nyaman.
Anggota Komisi I DPRD Kota Samarinda, Sinar Alam mengatakan kesadaran menjaga kebersihan harus dibangun mulai dari lingkungan terkecil, yakni tingkat RT.
Menurutnya, pola hidup bersih akan lebih efektif apabila tumbuh dari kebiasaan warga di lingkungan masing-masing.
“Budaya hidup bersih harus menjadi gerakan bersama dan dimulai dari keluarga serta lingkungan sekitar,” ujar Sinar Alam (6/6/2026).
Ia menilai peran ketua RT dan tokoh masyarakat sangat penting dalam menggerakkan warga agar aktif menjaga kebersihan lingkungan secara rutin dan berkelanjutan.
Selain itu, masyarakat juga diminta ikut menjaga fasilitas umum seperti saluran drainase, taman hingga tempat pembuangan sampah agar tetap berfungsi dengan baik.
“Jangan hanya mengandalkan petugas. Lingkungan yang bersih juga membutuhkan kesadaran masyarakat,” katanya.
Sinar Alam juga mengajak warga kembali menghidupkan budaya gotong royong sebagai bagian dari upaya menjaga lingkungan perkotaan.
Menurut dia, keterlibatan aktif masyarakat akan membantu meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus mengurangi persoalan kebersihan di kawasan permukiman.
Ia optimistis kondisi lingkungan di Samarinda dapat menjadi lebih baik apabila partisipasi warga terus diperkuat hingga tingkat RT.
“Kalau masyarakat ikut terlibat aktif, kualitas lingkungan kota pasti bisa lebih baik,” tegasnya.
DPRD Samarinda, lanjut dia, juga menyatakan siap mendukung program kebersihan berbasis masyarakat melalui kebijakan maupun dukungan anggaran pemerintah daerah.
“Penataan lingkungan harus dilakukan bersama-sama agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tutupnya. (adv/DPRD Samarinda)











