SAMARINDA-Perkembangan Samarinda sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, jasa dan pendidikan mendorong kebutuhan terhadap penguatan kapasitas keamanan. Kondisi itu turut menjadi alasan Pemkot Samarinda mendukung pembangunan gedung baru Mako Brimob Batalyon B Pelopor.
Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan pertumbuhan kota yang berjalan seiring dengan perkembangan Ibu Kota Nusantara (IKN) membawa peningkatan mobilitas masyarakat dan aktivitas investasi.
Kondisi tersebut, kata dia, membuat tantangan keamanan menjadi semakin kompleks dan membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai.
“Seiring dengan pertumbuhan kota, investasi, serta peningkatan mobilitas penduduk dan masyarakat. Kompleksitas tantangan kita pada aspek keamanan ikut meningkat,” ujar Andi Harun saat peresmian Mako Brimob Batalyon B Pelopor, Kamis (8/10/2026).
Gedung baru Mako Brimob Batalyon B Pelopor dibangun di Jalan Sultan Hasanuddin, Samarinda Seberang, menggunakan APBD Kota Samarinda sebesar Rp5 miliar.
Bangunan satu lantai tersebut memiliki luas lahan 524,67 meter persegi dan mencakup kelengkapan interior. Fasilitas ini diharapkan mendukung personel dalam menjalankan tugas pengamanan di Kota Samarinda.
Andi Harun menegaskan, keamanan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan pembangunan daerah. Menurutnya, stabilitas keamanan dibutuhkan agar investasi dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan.
“Negara selalu hadir memberikan perlindungan. Batalyon B Pelopor Samarinda ini menjadi salah satu kekuatan negara dalam memberikan perlindungan tersebut, bersama TNI dan Polri kita hadir memberikan perlindungan keamanan bagi masyarakat,” tegasnya.
Ketua DPRD Samarinda Helmi Abdullah menyambut peresmian fasilitas baru tersebut. Ia berharap peningkatan fasilitas diikuti dengan penguatan kinerja aparat dalam menjaga ketertiban di berbagai wilayah kota.
“Kita mengapresiasi Pemerintah Kota Samarinda yang telah memberikan bantuan untuk pembangunan Batalyon ini,” kata Helmi. (ADV)












