Tarif Parkir Berlangganan Samarinda Dinilai Memberatkan, DPRD Desak Opsi Cicilan

- Penulis

Minggu, 7 Juni 2026 - 00:08 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar

Samarinda- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) untuk memberikan fleksibilitas dalam program parkir berlangganan yang akan datang.

Salah satu yang paling disorot adalah opsi pembayaran dengan skema dicicil agar tidak mencekik ekonomi warga.

Sebagai informasi, dalam program tersebut, tarif tahunan yang dicanangkan menyentuh angka Rp400 ribu untuk sepeda motor dan Rp1 juta untuk mobil.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menyatakan bahwa pihak legislatif pada dasarnya mendukung penuh program ini. Terlebih, ada potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang besar dari sekitar 971 ribu kendaraan di Samarinda.

Namun, ia mengingatkan Pemkot agar tidak sekadar memungut duit rakyat tanpa timbal balik yang sepadan.

Deni menegaskan, Pemkot Samarinda harus segera memetakan wilayah parkir secara transparan sebelum program ini resmi berjalan.

“Masyarakat pasti akan bertanya, apa timbal baliknya setelah bayar mahal? Karena itu, kami minta tepi jalan kewenangan Pemkot diinventarisasi total, dan seluruh juru parkir wajib direkrut resmi di bawah Dinas Perhubungan. Jangan ada lagi jukir liar yang memungut biaya ganda,” tegas Deni (7/6/2026).

Baca Juga :  Kontainer Kepung Jalan Damanhuri, DPRD Samarinda Desak Penertiban Jam Operasional

Selain masalah transparansi, aspek keamanan juga menjadi tuntutan utama DPRD. Warga tidak boleh lagi dihantui rasa was-was akan kehilangan atau kerusakan kendaraan setelah mereka membayar retribusi resmi.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Komisi III mendorong Pemkot memasang CCTV di titik-titik lokasi parkir berlangganan guna mempermudah pemantauan keamanan.

Mengingat program parkir berlangganan ini masih bersifat opsional (pilihan) dan bukan kewajiban, DPRD memperingatkan bahwa target PAD terancam tidak tercapai jika skema pembayarannya terlalu kaku.

Di tengah situasi ekonomi saat ini, sistem sekali bayar di muka dinilai sangat memberatkan warga kelas menengah ke bawah.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Sentil Maraknya Pengangguran Terselubung di Lingkungan ASN

Sebagai jalan tengah, Komisi III menyodorkan tiga opsi solusi agar program ini tetap diminati masyarakat yakni pemberian diskon atau kerja sama dengan dealer kendaraan agar parkir berlangganan dapat langsung menjadi bagian dari paket pembelian kendaraan baru.

Pendekatan yang lebih fleksibel diperlukan mengingat program tersebut masih bersifat opsional, bukan kewajiban bagi seluruh pemilik kendaraan

“Kita ingin kebijakan ini tujuannya bagus, yaitu menata parkir di Kota Samarinda supaya lebih tertib, aman dan nyaman, tapi di sisi lain juga tidak memberatkan warga Kota Samarinda,” terangnya

Terakhir, Deni berharap penataan parkir di Samarinda bisa berjalan sukses tanpa mengorbankan kesejahteraan warga.

“Kita ingin kebijakan ini tujuannya bagus, yaitu menata parkir di Kota Samarinda supaya lebih tertib, aman, dan nyaman, tapi di sisi lain juga tidak memberatkan warga,” pungkasnya. (adv/DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel suaraetam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Dorong Job Fair Samarinda Digelar Berkala, Tekan Pengangguran hingga Perkuat Pelatihan Kerja
HUT RI di Tengah Efisiensi, DPRD Samarinda Pilih Layanan Warga Ketimbang Pesta Besar
DPRD Samarinda Tahan Rencana Bongkar Menara Taman Samarendah
DPRD Pastikan Air Baku Samaqua Aman dari Ancaman Intrusi Air Laut
SPMB 2027, DPRD Samarinda Kunci Zonasi SMP Sejak Siswa Kelas 5 SD
Polder Air Hitam Diusulkan Jadi Ikon Baru Samarinda, Bukan Sekadar Kolam Retensi
DPRD Desak Disporapar Samarinda Dipisah, Pariwisata Dinilai Kurang Fokus
DPRD Samarinda Alihkan Anggaran 17 Agustus untuk Cek Kesehatan Gratis Warga
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:51 WIB

DPRD Dorong Job Fair Samarinda Digelar Berkala, Tekan Pengangguran hingga Perkuat Pelatihan Kerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:56 WIB

HUT RI di Tengah Efisiensi, DPRD Samarinda Pilih Layanan Warga Ketimbang Pesta Besar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:06 WIB

DPRD Samarinda Tahan Rencana Bongkar Menara Taman Samarendah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:10 WIB

DPRD Pastikan Air Baku Samaqua Aman dari Ancaman Intrusi Air Laut

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:50 WIB

SPMB 2027, DPRD Samarinda Kunci Zonasi SMP Sejak Siswa Kelas 5 SD

Berita Terbaru

Abdul Rohim
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda

Samarinda

DPRD Samarinda Tahan Rencana Bongkar Menara Taman Samarendah

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:06 WIB