Helmi Minta Pencegahan Karhutla Dimulai dari Lingkungan Rumah

- Penulis

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:40 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

 Karhutla di Samarinda

Karhutla di Samarinda

SAMARINDA – Ketua DPRD Kota Samarinda Helmi Abdullah meminta masyarakat memulai pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari lingkungan rumah masing-masing. Salah satu langkah yang ditekankannya ialah tidak membakar sampah sembarangan, terutama selama musim kemarau ketika api berisiko cepat menjalar.

Helmi mengatakan, masyarakat perlu lebih disiplin menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu titik api.

Imbauan ini disampaikan menyusul munculnya kabut asap yang mulai dirasakan warga serta kekhawatiran terhadap kebakaran yang mendekati kawasan permukiman.

“Imbauan kita kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Samarinda, agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dan jangan membakar sampah sembarangan,” kata Helmi (12/10/2026).

Baca Juga :  Dirut Sakit, DPRD Samarinda Tunda Evaluasi Perumda Varia Niaga

Menurutnya, kebakaran dapat menimbulkan kerugian besar apabila tidak segera dikendalikan. Selain merusak lahan, kobaran api bisa menjalar ke rumah warga dan mengancam keselamatan orang yang berada di sekitarnya.

Helmi mencontohkan kebakaran di Tenggarong, Kukar, yang disebutnya menghanguskan sekitar 75 rumah. Di Muara Badak, ia juga mendapat informasi mengenai kebakaran yang mengakibatkan sekitar sembilan rumah terbakar.

“Di Kukar kemarin ada 75 rumah yang terbakar. Kebetulan di kampung saya, di Muara Badak, juga ada terbakar sekitar sembilan rumah. InsyaAllah mungkin besok saya mau tengok ke sana,” ujarnya.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Belum Pegang Dokumen Proyek Hotel yang Dikeluhkan 19 Warga

Helmi berencana mengunjungi lokasi kebakaran di Muara Badak untuk melihat kondisi warga yang terdampak.

Ia berharap masyarakat menjadikan kejadian tersebut sebagai pengingat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan api selama musim kemarau.

“Imbauan kita kepada seluruh masyarakat, khususnya warga Samarinda, agar selalu menjaga kebersihan lingkungan dan jangan membakar sampah sembarangan,” tutup Helmi Abdullah. (adv)

Follow WhatsApp Channel suaraetam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat
Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan
Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan
Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek
Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak
Peralatan Pemadam Rusak, Abdul Rohim Desak Karhutla Naik Status Jadi Bencana Nasional
Kepemilikan Lapak Atas Nama Keluarga Jadi Persoalan, Disdag Samarinda Kaji Penataan Ulang
Koperasi Belum Siap, Iswandi Khawatir Gaji ASN Tertunggak dan Sistem Pembayaran Bermasalah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak

Berita Terbaru