Anggaran UKM Nol Rupiah, Komitmen Pemkot Dipertanyakan

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 10:00 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi.

Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi.

SAMARINDA– Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda Iswandi mempertanyakan tidak adanya alokasi anggaran untuk pengembangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) dalam APBD 2026.

Dari total anggaran Dinas Koperasi, UKM, dan Perindustrian (Diskumi) sebesar Rp14 miliar, bidang UKM tercatat tidak memperoleh anggaran kegiatan.

Menurut Iswandi, kebijakan tersebut bertolak belakang dengan komitmen pemerintah yang selama ini menempatkan UKM sebagai penggerak utama perekonomian daerah.

“UKM selalu disebut sebagai tulang punggung ekonomi. Tapi ketika anggarannya justru nol, tentu ini menjadi pertanyaan. Jangan sampai keberpihakan kepada UKM hanya menjadi slogan,” kata Iswandi usai rapat dengar pendapat di DPRD Samarinda (24/6/2026).

Ia mengatakan Komisi II akan meminta penjelasan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) mengenai alasan tidak dialokasikannya anggaran bagi program pengembangan UKM pada tahun ini.

Baca Juga :  Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan

Berdasarkan laporan realisasi Semester I 2026, Diskumi telah menyerap sekitar 48 persen dari total pagu anggaran. Namun, sebagian besar belanja dinilai masih digunakan untuk kebutuhan operasional internal.

Sementara itu, anggaran yang langsung menyentuh masyarakat dinilai sangat terbatas. Bidang koperasi hanya mendapat alokasi sekitar Rp400 juta, bidang perindustrian Rp504 juta, sedangkan bidang UKM sama sekali tidak memperoleh anggaran.

“Kalau tidak ada anggaran, bagaimana program pemberdayaan UKM bisa dijalankan secara maksimal,” ujarnya.

Iswandi mengungkapkan, berdasarkan penjelasan yang diterima DPRD, sejumlah pegawai bahkan harus menggunakan biaya pribadi saat menjalankan kegiatan di lapangan karena tidak tersedianya anggaran operasional untuk program UKM.

Baca Juga :  Parkir Kafe dan THM Bikin Semrawut, Pemkot Samarinda Diminta Bertindak Tegas

Selain itu, Komisi II juga mempertanyakan serapan anggaran bidang koperasi yang masih nol persen meski telah dialokasikan dalam APBD. DPRD berencana memanggil Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) untuk meminta penjelasan terkait mekanisme pencairan anggaran yang dinilai menghambat pelaksanaan program.

“Kita berharap penyusunan anggaran pada tahun berikutnya benar-benar mengacu pada kebutuhan pelaku usaha, sehingga program yang disiapkan tidak hanya tercantum di atas kertas, tetapi dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat” demikian Iswandi. (adv/Dprd Samrinda)

Follow WhatsApp Channel suaraetam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat
Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan
Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan
Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek
Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak
Peralatan Pemadam Rusak, Abdul Rohim Desak Karhutla Naik Status Jadi Bencana Nasional
Kepemilikan Lapak Atas Nama Keluarga Jadi Persoalan, Disdag Samarinda Kaji Penataan Ulang
Koperasi Belum Siap, Iswandi Khawatir Gaji ASN Tertunggak dan Sistem Pembayaran Bermasalah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak

Berita Terbaru