Pansus DPRD Temukan Proyek Sekolah Belum Rampung, Klaim Capaian 100 Persen Dipertanyakan

- Penulis

Sabtu, 25 April 2026 - 20:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

 Tim Pansus saat sidak di SDN 010 Palaran, Kamis 23 April 2026.

Tim Pansus saat sidak di SDN 010 Palaran, Kamis 23 April 2026.

Samarinda- Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kota Samarinda menemukan sejumlah proyek pembangunan sekolah belum rampung meski dalam laporan 2025 capaian sektor pendidikan diklaim hampir 100 persen.

Temuan itu didapat saat inspeksi mendadak di sejumlah titik, termasuk SDN 010 Palaran dan SMPN 5 Samarinda.

Ketua Pansus LKPJ 2025, Achmad Sukamto, mengatakan hasil sidak menunjukkan adanya selisih antara laporan administrasi dan kondisi di lapangan. Sejumlah proyek fisik masih menyisakan pekerjaan hingga puluhan persen.

“Di laporan hampir 100 persen, tapi di lapangan masih ada yang belum selesai. Ini yang sedang kita cocokkan,” kata Sukamto (25/4/2026).

Salah satu proyek yang belum rampung berada di SDN 010 Palaran. Pembangunan sekolah tersebut telah menyerap anggaran sekitar Rp10 miliar, namun masih kekurangan dana sekitar Rp2,6 miliar untuk penyelesaian.

Baca Juga :  PBG Tak Kunjung Terbit, DPRD Panggil DPMPTSP soal Izin Gereja Toraja

Kekurangan itu, lanjut dia, baru akan dialokasikan kembali dalam anggaran tahun 2026 melalui skema lanjutan pekerjaan.

“Artinya, penyelesaiannya bergeser. Padahal target awal selesai di 2025,” ujarnya.

Anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menambahkan pihaknya sengaja melakukan uji petik terhadap sejumlah proyek untuk memastikan kesesuaian data laporan dengan kondisi riil.

Dari tiga sampel lokasi yang ditinjau, yakni SDN 010 Palaran, Sekolah Terpadu Samarinda, dan SMPN 5 Samarinda, ditemukan sisa pekerjaan berkisar 10 hingga 30 persen.

“Secara laporan terlihat selesai, tapi saat dicek langsung masih ada pekerjaan yang tertinggal. Ini jadi catatan penting,” kata Rohim.

Ia menjelaskan, keterlambatan penyelesaian proyek dipicu beberapa faktor, mulai dari kekurangan anggaran hingga persoalan teknis di lapangan.

Baca Juga :  Kendaraan Berat Langgar Pembatasan di Jalan Pusaka, Polisi Siap Lakukan Penindakan

Salah satu kendala utama terjadi pada perencanaan fondasi pancang yang tidak sesuai dengan kondisi tanah saat pelaksanaan, sehingga membutuhkan penyesuaian dan tambahan biaya.

“Perhitungan awal tidak sesuai saat dikerjakan. Akhirnya harus ada penambahan anggaran untuk fondasi,” ujarnya.

Selain itu, DPRD juga mencatat proyek yang belum rampung belum mencakup pengadaan mebeler dan fasilitas pendukung lainnya, sehingga dikhawatirkan berdampak pada proses belajar mengajar.

Pansus menegaskan akan membahas temuan tersebut bersama Pemerintah Kota Samarinda untuk memastikan seluruh proyek pendidikan dapat diselesaikan dan tidak berlarut hingga menjadi mangkrak.

“Jangan sampai ada sekolah yang tidak bisa dimanfaatkan karena pembangunan belum selesai,” kata Sukamto. (ADV/DPRD SMD)

Follow WhatsApp Channel suaraetam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat
Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan
Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan
Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek
Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak
Peralatan Pemadam Rusak, Abdul Rohim Desak Karhutla Naik Status Jadi Bencana Nasional
Kepemilikan Lapak Atas Nama Keluarga Jadi Persoalan, Disdag Samarinda Kaji Penataan Ulang
Koperasi Belum Siap, Iswandi Khawatir Gaji ASN Tertunggak dan Sistem Pembayaran Bermasalah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak

Berita Terbaru