Samarinda- Keluhan mengenai tingginya harga pakan yang selama ini menjadi beban utama para pembudidaya ikan di Samarinda.
Sebanyak 11 anggota Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Kampung Bengkuring Karya menerima bantuan berupa 68.580 ekor bibit ikan nila dan 252 sak pakan ikan.
Penyerahan bantuan yang berlangsung di Jalan Durian RT 54, Kelurahan Sempaja Timur, Samarinda, Kamis (11/6/2026) ini diharapkan mampu mendorong produktivitas sektor perikanan sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Ketua DPRD Samarinda, Helmi Abdullah, mengatakan bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat.
Menurutnya, kendala terbesar yang dihadapi para pembudidaya terletak pada tingginya biaya produksi, khususnya harga pakan dan kebutuhan bibit ikan yang terus meningkat.
“Ini merupakan kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Salah satu yang disampaikan kepada kami adalah kesulitan kelompok pembudidaya ikan akibat mahalnya harga pakan dan kebutuhan bibit,” ujarnya.
“Setelah dilakukan pendataan, kebutuhan tersebut kami perjuangkan hingga akhirnya dapat direalisasikan,” tambahnya.
Helmi menegaskan bahwa bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan pembudidaya, menggerakkan ekonomi warga, serta mendukung program ketahanan pangan nasional.
“Harapannya dapat meningkatkan pendapatan para pembudidaya ikan, menggerakkan ekonomi warga, serta mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kota Samarinda, Achmad Fauzi Irawan, menilai bantuan tersebut sangat relevan dengan kondisi yang dihadapi para pembudidaya saat ini. Menurutnya, biaya pakan masih menjadi komponen terbesar dalam proses produksi budidaya ikan.
“Kami mengapresiasi bantuan yang diberikan karena sangat tepat sasaran. Harga pakan saat ini memang menjadi tantangan utama bagi para pembudidaya ikan di Samarinda,” ungkap Fauzi.
Bantuan bibit dan pakan tidak hanya meringankan biaya operasional, tetapi juga menjaga keberlanjutan usaha budidaya yang menjadi sumber penghasilan masyarakat.
“Dengan adanya bantuan ini, para pembudidaya dapat terus berproduksi. Dampaknya bukan hanya pada peningkatan hasil panen, tetapi juga terhadap perputaran ekonomi masyarakat secara keseluruhan,” jelasnya.
Perwakilan Pokdakan Kampung Bengkuring Karya, Tri mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Di tengah tingginya harga pakan yang terus menekan biaya produksi, bantuan tersebut dinilai sangat membantu keberlangsungan usaha kelompok.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak H. Helmi Abdullah atas perhatian dan perjuangannya terhadap aspirasi kami,” pungkasnya. (adv/DPRD Samarinda)







