Bukan Dampak Rupiah Melemah, Lonjakan Harga Pangan di Samarinda Dipicu Efek Domino Biaya Logistik

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026 - 16:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Joha Fajal.

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Joha Fajal.

SAMARINDA – Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dinilai bukan menjadi penyebab langsung atas melambungnya harga berbagai bahan pokok di Kota Samarinda saat ini. Lonjakan harga tersebut melainkan dipicu oleh efek domino dari membengkaknya biaya logistik dan transportasi angkutan pangan yang dipasok dari luar daerah.

Anggota Komisi II DPRD Kota Samarinda Joha Fajal menyoroti turunnya mata uang rupiah memicu kenaikan harga BBM impor, yang kemudian membebani ongkos transportasi distribusi pangan antar-pulau.

“Kalau dari sisi logika itu karena BBM, karena belanjanya kita tidak menggunakan dolar, tapi karena pengaruhnya dolar itu kaitannya dengan minyak,” katanya Kamis (11/6/2026).

Joha menjelaskan alur logis mengapa pelemahan rupiah berujung pada naiknya harga bahan pokok.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Soroti Rencana Penggantian LPG 3 Kg ke CNG: Jangan Tambah Beban Masyarakat

Sebagai negara yang masih mengimpor minyak mentah, Indonesia harus membelinya menggunakan dolar AS, sementara penjualan di dalam negeri menggunakan rupiah. Ketika rupiah melemah, otomatis biaya pengadaan energi dan BBM ikut membengkak.

“Dengan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS otomatis akan berpengaruh ke harga,” jelasnya.

Pembengkakan biaya energi ini berdampak ke sektor transportasi. Sektor logistik memegang kendali penuh atas fluktuasi harga bahan pokok di Samarinda.

Menurutnya, jika komoditas pangan diproduksi secara lokal dan tidak membutuhkan proses pengiriman yang panjang, harga di pasar tentunya akan tetap stabil.

Namun mayoritas pasokan pangan di Samarinda masih harus didatangkan dari luar pulau melalui rantai perjalanan yang sangat panjang.

Baca Juga :  Sani Usul BUMD Garap Bisnis Air Bersih dan Energi demi Dongkrak PAD

Komoditas tersebut harus diangkut menggunakan kapal laut antar-pulau, lalu dibongkar dan didistribusikan lagi menggunakan armada truk. Seluruh moda transportasi ini sangat bergantung pada bahan bakar minyak.

“Namun karena distribusi barang menggunakan transportasi yang bergantung pada bahan bakar, hal itulah yang memicu kenaikan harga,” terangnya

Ia pun menekankan perlunya perhatian khusus dari pemerintah daerah untuk menjaga jalur distribusi pangan tetap efisien, sehingga beban hidup masyarakat Samarinda tidak semakin berat di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini.

“Seandainya bahan pokok itu tidak memerlukan transportasi, mungkin harganya tidak akan naik,” pungkasnya. (adv/DPRD Samarinda)

Follow WhatsApp Channel suaraetam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Dorong Job Fair Samarinda Digelar Berkala, Tekan Pengangguran hingga Perkuat Pelatihan Kerja
HUT RI di Tengah Efisiensi, DPRD Samarinda Pilih Layanan Warga Ketimbang Pesta Besar
DPRD Samarinda Tahan Rencana Bongkar Menara Taman Samarendah
DPRD Pastikan Air Baku Samaqua Aman dari Ancaman Intrusi Air Laut
SPMB 2027, DPRD Samarinda Kunci Zonasi SMP Sejak Siswa Kelas 5 SD
Polder Air Hitam Diusulkan Jadi Ikon Baru Samarinda, Bukan Sekadar Kolam Retensi
DPRD Desak Disporapar Samarinda Dipisah, Pariwisata Dinilai Kurang Fokus
DPRD Samarinda Alihkan Anggaran 17 Agustus untuk Cek Kesehatan Gratis Warga
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:51 WIB

DPRD Dorong Job Fair Samarinda Digelar Berkala, Tekan Pengangguran hingga Perkuat Pelatihan Kerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:56 WIB

HUT RI di Tengah Efisiensi, DPRD Samarinda Pilih Layanan Warga Ketimbang Pesta Besar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:06 WIB

DPRD Samarinda Tahan Rencana Bongkar Menara Taman Samarendah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:10 WIB

DPRD Pastikan Air Baku Samaqua Aman dari Ancaman Intrusi Air Laut

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:50 WIB

SPMB 2027, DPRD Samarinda Kunci Zonasi SMP Sejak Siswa Kelas 5 SD

Berita Terbaru

Abdul Rohim
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda

Samarinda

DPRD Samarinda Tahan Rencana Bongkar Menara Taman Samarendah

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:06 WIB