Ribuan Reklame Tanpa Izin, PAD Samarinda Terancam Bocor

- Penulis

Kamis, 30 April 2026 - 14:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra.

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra.

Samarinda — Maraknya reklame tanpa izin di Kota Samarinda dinilai berdampak langsung pada kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kondisi ini mendorong disusunnya aturan baru untuk memperketat pengawasan sekaligus mengoptimalkan pemasukan dari sektor tersebut.

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang reklame kini mulai dilakukan.

Regulasi ini disiapkan untuk menutup celah hilangnya potensi pendapatan sekaligus menata keberadaan iklan luar ruang yang dinilai kian tidak tertib.

Ketua Komisi I DPRD Kota Samarinda, Samri Shaputra, mengatakan jumlah reklame di lapangan tidak sebanding dengan yang memiliki izin resmi.

Baca Juga :  Staury: Visioner Sukses dari Hotel ke Event Organizer! Better Plan Organizer, Pelopor Inovasi Samarinda

“Jumlahnya ribuan, tapi yang berizin sangat sedikit. Ini jelas ada potensi PAD yang hilang,” kata Samri (30/4/2026).

Menurutnya, selama ini pengaturan reklame masih mengacu pada peraturan wali kota sehingga pengawasan dan penindakan belum berjalan maksimal.

Ia menilai kehadiran perda akan memberikan dasar hukum yang lebih kuat bagi pemerintah dalam mengatur, mengawasi, hingga menindak reklame ilegal.

Baca Juga :  Kabel LPJU Hilang Dicuri, Perbaikan Jembatan Achmad Amins Samarinda Diprioritaskan di APBD Perubahan

“Jangan sampai kota dipenuhi reklame, tapi daerah tidak dapat apa-apa,” ujarnya.

Selain penertiban, pembenahan sistem perizinan juga menjadi perhatian. Proses yang lebih sederhana diharapkan dapat mendorong pelaku usaha untuk mengurus izin secara resmi tanpa mengurangi ketegasan aturan.

Raperda tersebut diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan PAD sekaligus menata wajah kota agar lebih tertib. (adv/DPRD SMD)

Follow WhatsApp Channel suaraetam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Dorong Job Fair Samarinda Digelar Berkala, Tekan Pengangguran hingga Perkuat Pelatihan Kerja
HUT RI di Tengah Efisiensi, DPRD Samarinda Pilih Layanan Warga Ketimbang Pesta Besar
DPRD Samarinda Tahan Rencana Bongkar Menara Taman Samarendah
DPRD Pastikan Air Baku Samaqua Aman dari Ancaman Intrusi Air Laut
SPMB 2027, DPRD Samarinda Kunci Zonasi SMP Sejak Siswa Kelas 5 SD
Polder Air Hitam Diusulkan Jadi Ikon Baru Samarinda, Bukan Sekadar Kolam Retensi
DPRD Desak Disporapar Samarinda Dipisah, Pariwisata Dinilai Kurang Fokus
DPRD Samarinda Alihkan Anggaran 17 Agustus untuk Cek Kesehatan Gratis Warga
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 15:51 WIB

DPRD Dorong Job Fair Samarinda Digelar Berkala, Tekan Pengangguran hingga Perkuat Pelatihan Kerja

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:56 WIB

HUT RI di Tengah Efisiensi, DPRD Samarinda Pilih Layanan Warga Ketimbang Pesta Besar

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:06 WIB

DPRD Samarinda Tahan Rencana Bongkar Menara Taman Samarendah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:10 WIB

DPRD Pastikan Air Baku Samaqua Aman dari Ancaman Intrusi Air Laut

Kamis, 6 Agustus 2026 - 23:50 WIB

SPMB 2027, DPRD Samarinda Kunci Zonasi SMP Sejak Siswa Kelas 5 SD

Berita Terbaru

Abdul Rohim
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda

Samarinda

DPRD Samarinda Tahan Rencana Bongkar Menara Taman Samarendah

Sabtu, 8 Agu 2026 - 18:06 WIB