12 SPPG di Tutup Sementara, DPRD Samarinda Desak Pengawasan

- Penulis

Kamis, 23 April 2026 - 19:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar

Samarinda— Sebanyak 12 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Samarinda ditutup sementara akibat belum memenuhi standar Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sesuai instruksi terbaru Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2026.

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, mengatakan dari total 55 SPPG yang ada, puluhan lainnya kini mengajukan pendampingan teknis ke Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda (DLH) untuk memastikan pengelolaan limbah cair sesuai ketentuan.

“Tim DLH sudah turun ke lapangan untuk melakukan pembinaan. Kemungkinan yang ditutup ini merupakan bangunan hasil renovasi, sehingga tata letak IPAL belum sesuai dan perlu perbaikan,” ujarnya (23/4/2026).

Baca Juga :  DPRD Samarinda Minta Evaluasi Total MBG, Temukan Makanan Tak Layak di Sekolah

Ia menegaskan, sejak awal pembangunan SPPG, sistem pengelolaan limbah seharusnya menjadi perhatian utama karena telah mengikuti standar dari BGN pusat.

“Pembangunan SPPG mengikuti tata letak dari pusat, termasuk IPAL. Seharusnya setiap SPPG menyesuaikan sejak awal,” katanya.

Menurutnya, meningkatnya permintaan pendampingan dari pengelola SPPG terjadi setelah terbitnya kebijakan baru yang menjadikan IPAL sebagai syarat utama operasional pada 2026.

Baca Juga :  31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual

“Begitu ada instruksi bahwa IPAL menjadi syarat mutlak, mereka langsung meminta pendampingan. Ini bukan terlambat, karena aturannya memang baru berlaku tahun ini,” jelasnya.

DPRD Samarinda juga mendesak DLH meningkatkan pengawasan pengelolaan limbah, tidak hanya pada SPPG tetapi juga sektor usaha lain di kota tersebut.

“Limbah ini berbahaya karena berkaitan langsung dengan hajat hidup orang banyak,” demikian Deni. (ADV/DPRD SMD)

Berita Terkait

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat
DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan
DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri
DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil
DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini
DPRD Samarinda Soroti Rencana Penggantian LPG 3 Kg ke CNG: Jangan Tambah Beban Masyarakat
Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan
31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:52 WIB

Data Konsesi Tambang Mulai Dibuka, DPRD Ingin Urusan Sertifikat Tanah Warga Tak Lagi Terhambat

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:31 WIB

DPRD Samarinda Dorong Pencegahan HIV dan TB Diperkuat, Jangan Hanya Andalkan Pengobatan

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:47 WIB

DPRD Samarinda Desak Pagar Pengaman Dipasang di Jembatan Mahakam Cegah Aksi Bunuh Diri

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:43 WIB

DPRD Usul Disporapar Samarinda Dipecah, Anggaran Pariwisata Dinilai Terlalu Kecil

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:39 WIB

DPRD Samarinda Kebut Raperda Kepemudaan, Target Rampung Tahun Ini

Rabu, 1 Juli 2026 - 18:20 WIB

Anhar Kritik Konsep Sekolah Rakyat: Jangan Ganti Nama, Benahi Akses Pendidikan

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:57 WIB

31 Calon Siswa Terancam Gagal Masuk SMP Negeri, DPRD Kawal Jalur Manual

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:20 WIB

DPRD Samarinda Minta PLN Percepat Pemulihan Listrik, Khawatir UMKM dan Ekonomi Terdampak

Berita Terbaru