SAMARINDA — DPRD Kota Samarinda memastikan produksi air minum dalam kemasan (AMDK) Samaqua milik Perumda Tirta Kencana tidak terdampak ancaman intrusi air laut di Sungai Mahakam.
Ketua DPRD Samarinda Helmi Abdullah menyebut, lokasi pengambilan air baku (intake) untuk produksi Samaqua di IPA Kalhol Palaran berada jauh dari kawasan yang berpotensi terdampak masuknya air asin saat musim kemarau.
“Titik pengambilan air bakunya jauh di hulu. Jadi fenomena intrusi air asin tidak sampai ke lokasi intake utama. Ketersediaan dan produksi air tawar kita di Samarinda masih sangat banyak,” kata Helmi (8/8/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut membuat pasokan air baku Perumda Tirta Kencana tetap relatif aman apabila terjadi peningkatan kadar air asin di Sungai Mahakam.
“Kalau terjadi intrusi, InsyaAllah masih aman,” ujarnya.
Meski demikian, Helmi mengingatkan ancaman intrusi air laut tetap perlu diantisipasi. Sebab, kadar klorida yang melebihi ambang batas dapat mengganggu proses pengolahan air bersih.
Batas maksimal kadar klorida dalam pengolahan air bersih disebut berada di angka 250 parts per million (ppm). Jika melewati standar tersebut, proses produksi air dapat dihentikan sementara.
Helmi mengatakan, apabila kondisi ekstrem kembali terjadi seperti kemarau panjang pada 1998, pemerintah perlu mempertimbangkan penggunaan teknologi pengolahan air asin menjadi air tawar.
“Secara teknis sekarang air asin bisa dijadikan air tawar. Itu tergantung teknologi dan keandalan mesin. Di beberapa daerah luar sudah menerapkan teknologi tersebut,” jelasnya.
Selain memastikan pasokan bahan baku, Helmi juga menegaskan kehadiran Samaqua tidak akan mengganggu pelayanan utama Perumda Tirta Kencana dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.
Menurutnya, pengelolaan produksi AMDK dan layanan air bersih rumah tangga telah berjalan dengan sistem manajemen yang berbeda.
“Produksi Samaqua tidak akan mengganggu pelayanan air bersih kepada masyarakat,” katanya.
Helmi menilai kehadiran Samaqua menjadi langkah positif bagi Samarinda karena memiliki produk air minum lokal.
Namun, Perumda Tirta Kencana tetap perlu menjaga kualitas produk dan memperkuat strategi pemasaran agar mampu bersaing di pasar.
“Kehadiran produk Perumda Tirta Kencana ini tentu menjadi kebanggaan kita bersama, karena Samarinda memiliki produk sendiri,” pungkasnya. (adv/dprd samarinda)











