Anggaran KB Minim, DPRD Ingatkan Risiko Ledakan Penduduk

- Penulis

Rabu, 29 April 2026 - 21:52 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Jurnalisme Kritis dan Obyektif

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar

Samarinda — DPRD Kota Samarinda mengingatkan risiko jangka panjang akibat minimnya anggaran program pengendalian penduduk dan keluarga berencana (KB) pada 2026. Keterbatasan anggaran dinilai berpotensi memicu lonjakan jumlah penduduk jika tidak segera diantisipasi.

Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Anhar, mengatakan program KB memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan pertumbuhan penduduk, namun pelaksanaannya sangat bergantung pada dukungan anggaran.

“Program ini tidak akan berjalan tanpa anggaran. Sementara untuk 2026, kita lihat sangat minim,” ujarnya (29/4/2026).

Ia menilai dampak dari lemahnya program pengendalian penduduk memang tidak langsung terlihat, tetapi berpotensi menimbulkan tekanan besar terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di masa depan.

Baca Juga :  Iswandi Kritik Pola Pembinaan UMKM, Pelatihan Saja Tak Menjamin Usaha Bertahan

“Kalau terjadi ledakan penduduk di 2030, APBD bisa terbebani. Dampaknya ke sektor kesehatan, BPJS, ekonomi, hingga lapangan kerja,” katanya.

Selain itu, ia menilai peran Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Samarinda sangat luas sehingga membutuhkan dukungan anggaran yang memadai.

Anhar juga menyinggung evaluasi program sebelumnya, seperti Kampung KB yang dinilai belum berjalan optimal. Dari sekitar 20 lokasi yang dibentuk pada 2023, hanya sebagian kecil yang aktif.

“Banyak yang sifatnya seremonial. Ini juga jadi catatan karena ada temuan dari BPK, sehingga berdampak pada alokasi anggaran berikutnya,” ujarnya.

Meski begitu, DPRD menyatakan tetap membuka dukungan selama program yang diajukan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  DPRD Samarinda Sentil Maraknya Pengangguran Terselubung di Lingkungan ASN

“Kalau ingin target tercapai, harus dibarengi anggaran yang cukup,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DPPKB Samarinda, Deasy Evriyani, menjelaskan program KB saat ini tidak hanya menitikberatkan pada pengendalian jumlah anak, tetapi juga peningkatan kualitas keluarga.

“Keluarga berencana bukan sekadar membatasi, tetapi menciptakan keluarga yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan utama dilakukan melalui edukasi berkelanjutan kepada masyarakat, termasuk layanan konsultasi gratis melalui program Sapa KB yang terintegrasi dengan layanan call center.

“Kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi. Masyarakat bisa berkonsultasi langsung melalui layanan yang tersedia,” katanya. (ADV/DPRD SMD)

Follow WhatsApp Channel suaraetam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat
Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan
Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan
Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek
Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak
Peralatan Pemadam Rusak, Abdul Rohim Desak Karhutla Naik Status Jadi Bencana Nasional
Kepemilikan Lapak Atas Nama Keluarga Jadi Persoalan, Disdag Samarinda Kaji Penataan Ulang
Koperasi Belum Siap, Iswandi Khawatir Gaji ASN Tertunggak dan Sistem Pembayaran Bermasalah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Ahmad Vananzda Minta Pembangunan Jalan Pasar Pagi Disetop, Soroti Akses Darurat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Kejar PAD dari Sektor Wisata, DPRD Samarinda Targetkan Ranperda Pariwisata Segera Disahkan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 13:59 WIB

Peralatan Relawan Rusak, DPRD Desak BTT Rp13 Miliar Segera Dicairkan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Rumah Warga Rusak akibat Proyek JW Marriott, DPRD Samarinda Ancam Hentikan Pembangunan jika Kompensasi Mandek

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Hibah Lahan 10 Warga untuk Jalan Sambutan–Merdeka Belum Tuntas, Komisi I Desak BPKAD Bergerak

Berita Terbaru