SAMARINDA — Pembukaan Teras Samarinda Tahap II ditargetkan berlangsung pada akhir Agustus 2026. DPRD Kota Samarinda meminta Pemerintah Kota segera menuntaskan proses administrasi dan pekerjaan tambahan yang masih tersisa agar kawasan tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat.
Ketua Komisi III DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar mengatakan, pekerjaan fisik Teras Samarinda Tahap II pada segmen 2 hingga segmen 4 telah selesai sejak Juni 2026.
Saat ini, proyek tersebut hanya menunggu proses serah terima kepada pihak yang nantinya bertanggung jawab dalam pengelolaan kawasan.
“Dinas PUPR sudah menyerahkan prosesnya ke Sekda. Tinggal menunggu penyerahan kepada instansi pengelola. Informasinya sama seperti Tahap I, yaitu Perumda Varia Niaga,” kata Deni, Senin (27/7/2026).
Selain proses administrasi, masih terdapat pekerjaan tambahan berupa laminasi jembatan di segmen 1 yang ditargetkan rampung pada Agustus.
DPRD berharap seluruh tahapan tersebut dapat segera diselesaikan agar pembukaan kawasan tidak kembali mengalami penundaan.
Menurut Deni, percepatan pembukaan Teras Samarinda Tahap II juga berkaitan dengan kondisi lalu lintas di sekitar Jalan Gajah Mada. Keberadaan pagar seng proyek yang masih terpasang dinilai mempersempit badan jalan dan berpotensi mengganggu arus kendaraan.
“Kalau sudah dibuka, pagar seng bisa dilepas sehingga ruang jalan menjadi lebih luas. Harapannya akhir Agustus kawasan ini sudah bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.
Sementara terkait rencana pembangunan Teras Samarinda Tahap III, Deni menyebut belum ada pembahasan lebih lanjut.
Menurutnya, kondisi fiskal daerah saat ini membuat pemerintah perlu lebih selektif dalam menentukan prioritas pembangunan.
Ia meminta anggaran yang tersedia lebih diarahkan untuk kebutuhan dasar masyarakat, seperti sektor pendidikan dan kesehatan.
“Kita belum berpikir untuk melanjutkan Tahap III di tengah kondisi efisiensi saat ini. Penggunaan anggaran harus lebih efektif untuk kebutuhan masyarakat,” tutup Deni. (adv/dprd samarinda)











