SAMARINDA — Pemerintah Kota Samarinda menyiapkan anggaran sekitar Rp900 juta untuk memperbaiki lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Jembatan Achmad Amins atau yang sebelumnya dikenal sebagai Jembatan Mahkota II.
Perbaikan fasilitas penerangan tersebut ditarget mulai berjalan pada Agustus 2026 setelah tahapan perencanaan dan proses pelelangan selesai dilakukan.
Ketua Komisi III DPRD Samarinda Deni Hakim Anwar mengatakan, kondisi lampu di jembatan tersebut menjadi perhatian karena sudah mengalami padam sejak Januari 2025. Kondisi jalan yang gelap pada malam hari dinilai meningkatkan risiko bagi pengguna jalan.
“Insyaallah bulan depan (Agustus) sudah mulai dikerjakan perbaikan lampu jalan ini agar bisa kembali berfungsi,” kata Deni, Rabu (29/7/2026).
Menurutnya, keberadaan penerangan jalan sangat berkaitan dengan aspek keselamatan. Terlebih, Jembatan Achmad Amins menjadi salah satu jalur penting yang memiliki intensitas kendaraan cukup tinggi.
“Banyak kejadian yang tidak diinginkan terjadi di sepanjang jalur jembatan ini. Karena itu penerangan menjadi hal yang harus segera diperbaiki,” ujarnya.
Selain Jembatan Achmad Amins, DPRD Samarinda juga meminta Pemkot memperhatikan sejumlah ruas jalan protokol yang masih minim penerangan. Tiga kawasan yang menjadi perhatian yakni Jalan Pahlawan, Jalan Dr Soetomo, dan Jalan Letjend S. Parman.
Deni menilai kondisi lampu dan tiang LPJU di sejumlah titik tersebut sudah membutuhkan peremajaan agar tidak mengganggu citra kota sekaligus meningkatkan keamanan pengguna jalan.
“Kita ingin Pemkot memberikan perhatian. Tiang dan lampu yang ada juga sudah tidak layak, sehingga perlu dilakukan peremajaan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Samarinda Hotmarulitua Manalu mengatakan, perbaikan LPJU Jembatan Achmad Amins telah masuk dalam program kerja 2026. Saat ini proyek masih dalam tahap perencanaan sebelum masuk proses lelang.
“Ini melalui bantuan keuangan dan pokok pikiran. Mudah-mudahan bisa terealisasi Agustus atau September,” katanya.
Ia memastikan anggaran sekitar Rp900 juta tersebut khusus dialokasikan untuk pekerjaan penerangan jalan di kawasan jembatan.
“Kita berharap persoalan minimnya penerangan di Jembatan Achmad Amins dapat segera teratasi dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas,” tutupnya. (adv/dprd samarinda)











