Investasi di Ibu Kota Negara (IKN) Kalimantan Timur,Presiden Jokowi Dorong Pembelian Tanah Sebelum Harga Melambung

- Penulis

Rabu, 5 Juni 2024 - 10:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suaraetam.com,Kalimantantimur – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyarankan masyarakat untuk berinvestasi di Ibu Kota Negara (IKN) di Kalimantan Timur saat ini. Meskipun infrastruktur seperti Jalan Tol Balikpapan-IKN dan Bandara VVIP belum selesai dibangun, Jokowi menilai sekarang adalah waktu yang tepat untuk membeli tanah di IKN. “Meski kondisi IKN di Kaltim saat ini seperti infrastruktur seperti Jalan Tol Balikpapan-IKN dan Bandara VVIP belum selesai dibangun, namun justru ini waktu yang tepat untuk investasi di IKN. Sebab, harga tanahnya masih murah,” kata Jokowi.

Saat ini, harga tanah di IKN berkisar antara Rp 400.000 hingga Rp 800.000 per meter persegi. Jokowi memperingatkan bahwa harga tanah akan naik setelah infrastruktur konektivitas dan transportasi selesai dibangun. “Namun ketika infrastruktur konektivitas dan transportasi itu selesai dibangun, tentu harga lahan sudah melambung,” tambahnya.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Resmikan Terminal Samarinda Seberang

Presiden Jokowi juga membandingkan harga tanah di Balikpapan dan Jakarta dengan harga tanah di IKN. Di Balikpapan, harga tanah per meter persegi mencapai Rp 15 juta, sementara di Jakarta harga tanah bisa mencapai Rp 200 juta per meter persegi. “Di Balikpapan saja satu meter sudah Rp 15 juta, di Jakarta mencapai Rp 200 juta,” lanjutnya dikutip dari tayangan kanal YouTube Sekretaris Presiden.

Baca Juga :  Kontroversi Data Tanah Menteri Kabinet Jokowi: Anies Singgung 340 Ribu Hektare, Prabowo Sebut Keliru, Timnas AMIN Bantah Serangan Personal"

Jokowi menekankan bahwa harga tanah di IKN dapat berubah di masa mendatang, tergantung pada permintaan. “Tapi harga itu (lahan IKN) saya sampaikan sekarang, besok bisa berubah, tergantung nanti Pak Kepala Otorita (IKN). Kalau yang minta banyak otomatis, kalau di demand-nya gede pasti harganya otomatis naik,” tandasnya.

Dengan kondisi ini, Presiden Jokowi mengajak masyarakat untuk segera mengambil kesempatan berinvestasi sebelum harga tanah di IKN naik drastis. “Tapi kalau bapak ibu berubah pikirannya nanti, tanahnya sudah habis,” tutupnya.

Penulis : Calvin

Editor : Calvin

Sumber Berita : Suaraetam.com

Berita Terkait

Gubernur Harum Beri 3 THR Lebaran untuk Warga Kaltim: Pemutihan Pajak, Gratis Retribusi UMKM, dan Tiket Wisata
Pemuda Katolik Komda Kaltim Bagikan Takjil di Bulan Puasa, Wujud Toleransi dan Kepedulian
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pernyataan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Terkait Teror Kepala Babi di Tempo
Pembina Perpedayak dan Pasukan Lawung Bahandang, Fransiskus, Perkenalkan Pakaian Adat Dayak Tunjung Benua kepada Turis Internasional di Bali
Pembina Pasukan Merah Dayak Kutai Kartanegara, Fransiskus, Jalin Hubungan Internasional di Bali
Program Makan Bergizi Gratis Dimulai: 26 Provinsi Siap Jalankan Inisiatif Presiden Prabowo
Pengacara Kondang Alvin Lim Tutup Usia, Meninggal Dunia pada Minggu, 5 Januari 2025
Prabowo Luncurkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Agustus 2024 - 21:01 WIB

Frederick Edwin-Nanang Adriani Resmi Diusung PDI Perjuangan dan Gerindra untuk Pilkada Kubar 2024

Senin, 15 Juli 2024 - 19:24 WIB

Antonius Ukat, Ketua Pemuda Katolik Kutai Barat, Dukung Kepengurusan Baru Komda Kaltim

Jumat, 2 Februari 2024 - 15:07 WIB

Maxim Melangkah Lebih Jauh: Kini Hadir dengan Layanan Transportasi Terbaru di Kubar!

Jumat, 19 Januari 2024 - 13:46 WIB

Perjalanan Istimewa: 171 Jemaah Mendapatkan Kesempatan Emas dengan Umrah Gratis dari Pemkab Kubar

Minggu, 7 Januari 2024 - 00:30 WIB

Speedboat Sadewa Terbakar di Perairan Kampung Muara Kedang, Kutai Barat

Berita Terbaru