PDIP Rayakan HUT ke-51 dengan Tema ‘Satyam Eva Jayate’, Tanpa Kehadiran Presiden Jokowi

- Penulis

Rabu, 10 Januari 2024 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suaraetam.com,Jakarta – Dalam peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang digelar hari ini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak mendapatkan undangan resmi. Pernyataan dari politikus PDIP, Chico Hakim, mengungkapkan bahwa keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan agenda internasional yang telah direncanakan oleh Presiden sebelumnya.

“Kami menghormati agenda Presiden Jokowi yang sejak awal sudah memiliki rencana untuk ke luar negeri, sehingga kami tidak mengundang beliau,” ujar Chico Hakim di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan pada Rabu (10/1/2024).

Chico Hakim menegaskan bahwa keputusan tersebut tidak bermaksud kontroversial. Dia menjelaskan bahwa kehadiran atau ketidakhadiran Presiden tidak akan merubah esensi dari perayaan HUT ke-51 PDIP. Menurutnya, PDIP tidak hanya didirikan atas dasar peran satu atau dua tokoh, termasuk tokoh yang baru bergabung dalam beberapa dekade terakhir.

Baca Juga :  Sapto Setyo Pramono Dukung Pemkot Samarinda Kelola Sampah Sesuai Standar

“Kita biasa aja, seperti diketahui, PDI Perjuangan ini merayakan hari lahir yang ke-51. PDIP bukanlah hanya karena satu atau dua tokoh, apalagi tokoh yang baru bergabung belakangan ini,” ungkapnya dengan santai.

Sebelumnya, Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengumumkan tema yang diusung dalam peringatan HUT ke-51, yaitu ‘Satyam Eva Jayate, Kebenaran Pasti Menang’. Hasto menjelaskan bahwa pemilihan Sekolah Partai sebagai lokasi perayaan memiliki alasan tersendiri.

Baca Juga :  Pelantikan PTPS Samarinda Ulu ,Penguatan Komitmen dan Koordinasi untuk Pengawasan Pilkada 2024

“Sekolah partai adalah tempat untuk mendidik kader-kader partai dengan moralitas dan etika politik yang baik, serta memiliki komitmen kerakyatan. Falsafah Pancasila dengan komitmen pembebasan nasib wong cilik terus diperjuangkan oleh seluruh kader partai,” jelas Hasto di DPP PDIP, Jakarta Pusat, pada Senin (8/1).

Dia menambahkan bahwa pemilihan tempat tersebut juga mencerminkan upaya membangun pemahaman ideologi yang kuat, pemahaman organisasi politik, serta kesadaran terhadap lingkungan dan jati diri PDI Perjuangan yang berasal dari rakyat.

Penulis : Lorent

Editor : kevin

Sumber Berita : Suaraetam.com

Berita Terkait

Gubernur Harum Beri 3 THR Lebaran untuk Warga Kaltim: Pemutihan Pajak, Gratis Retribusi UMKM, dan Tiket Wisata
Pemuda Katolik Komda Kaltim Bagikan Takjil di Bulan Puasa, Wujud Toleransi dan Kepedulian
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pernyataan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Terkait Teror Kepala Babi di Tempo
Pembina Perpedayak dan Pasukan Lawung Bahandang, Fransiskus, Perkenalkan Pakaian Adat Dayak Tunjung Benua kepada Turis Internasional di Bali
Program Makan Bergizi Gratis Dimulai: 26 Provinsi Siap Jalankan Inisiatif Presiden Prabowo
Pengacara Kondang Alvin Lim Tutup Usia, Meninggal Dunia pada Minggu, 5 Januari 2025
Prabowo Luncurkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun
DPRD Kaltim Soroti Kendala Distribusi Air Bersih dan Drainase Buruk di Samarinda
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Agustus 2024 - 21:01 WIB

Frederick Edwin-Nanang Adriani Resmi Diusung PDI Perjuangan dan Gerindra untuk Pilkada Kubar 2024

Senin, 15 Juli 2024 - 19:24 WIB

Antonius Ukat, Ketua Pemuda Katolik Kutai Barat, Dukung Kepengurusan Baru Komda Kaltim

Jumat, 2 Februari 2024 - 15:07 WIB

Maxim Melangkah Lebih Jauh: Kini Hadir dengan Layanan Transportasi Terbaru di Kubar!

Jumat, 19 Januari 2024 - 13:46 WIB

Perjalanan Istimewa: 171 Jemaah Mendapatkan Kesempatan Emas dengan Umrah Gratis dari Pemkab Kubar

Minggu, 7 Januari 2024 - 00:30 WIB

Speedboat Sadewa Terbakar di Perairan Kampung Muara Kedang, Kutai Barat

Berita Terbaru