Pemerintah Daerah Kaltim Dikecualikan dari Megaproyek SNB AOI Pertamina Hulu Mahakam

- Penulis

Sabtu, 31 Agustus 2024 - 12:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suaraetam.com,– Dalam sebuah dialog publik yang digelar oleh Borneo Muda, terungkap fakta mengejutkan bahwa pemerintah daerah Kalimantan Timur tidak dilibatkan dalam proses pemindahan megaproyek SNB AOI yang dikelola oleh Pertamina Hulu Mahakam. Hal ini memicu kemarahan dan kekhawatiran di kalangan masyarakat setempat.

 

Herry Limbong, pejabat fungsional dari Dinas SDM Provinsi Kalimantan Timur, mengungkapkan bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi resmi mengenai pemindahan proyek tersebut. “Kami hanya mengetahui dari website Kementerian, dan itu sangat mengecewakan,” tegasnya. Ketiadaan sosialisasi yang memadai menunjukkan kurangnya transparansi dari pihak Pertamina dan SKK Migas.

 

Harianto Minda, Ketua Borneo Muda, menyoroti pengabaian pemerintah daerah dalam pengambilan keputusan penting. “Apakah Kaltim hanya dianggap sebagai lokasi yang ‘dilupakan’ dalam proyek energi? Ini jelas merugikan kepentingan masyarakat lokal,” ungkapnya. Ia mempertanyakan mengapa proyek yang seharusnya dikerjakan di wilayah Handil justru dipindahkan ke Batang tanpa melibatkan pemangku kepentingan daerah.

Baca Juga :  Bambang Susantono Mundur dari Kepala Otorita IKN,Persiapan Upacara HUT RI ke-79 di Tengah Pergantian Kepemimpinan

 

Kekhawatiran ini semakin memuncak di kalangan aktivis lokal yang menuntut agar pemerintah pusat dan perusahaan-perusahaan terkait memperhatikan kepentingan daerah. “Kami tidak akan tinggal diam. Isu ini harus dibawa ke tingkat yang lebih tinggi dan dibahas di DPR,” tegas Harianto Minda.

 

Edi Kurniawan, Direktur Utama PT Migas Mandiri Pratama, menambahkan bahwa pemindahan proyek ini bisa berakibat fatal bagi perekonomian daerah. “Kalimantan Timur seharusnya mendapatkan manfaat dari proyek ini, bukan ditinggalkan begitu saja,” ujarnya. Ia mengingatkan bahwa aliran gaji dari pekerja yang dibawa ke luar daerah tidak akan cukup untuk menutupi kerugian yang diderita masyarakat setempat.

Baca Juga :  Pembina Perpedayak dan Pasukan Lawung Bahandang, Fransiskus, Perkenalkan Pakaian Adat Dayak Tunjung Benua kepada Turis Internasional di Bali

 

Krisis ini mencerminkan ketidakpuasan masyarakat terhadap cara perusahaan energi dan pemerintah pusat dalam menangani proyek yang berdampak besar. Pertanyaan besar kini muncul: Siapa yang sebenarnya diuntungkan dalam pemindahan proyek SNB AOI Pertamina Hulu Mahakam ini? Kaltim layak mendapatkan perhatian dan haknya sebagai daerah penghasil sumber daya alam.

Penulis : Calvin

Editor : GEO

Sumber Berita : Suaraetam.com

Berita Terkait

Pemuda Katolik Komda Kaltim Bagikan Takjil di Bulan Puasa, Wujud Toleransi dan Kepedulian
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pernyataan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Terkait Teror Kepala Babi di Tempo
Pembina Perpedayak dan Pasukan Lawung Bahandang, Fransiskus, Perkenalkan Pakaian Adat Dayak Tunjung Benua kepada Turis Internasional di Bali
Program Makan Bergizi Gratis Dimulai: 26 Provinsi Siap Jalankan Inisiatif Presiden Prabowo
Pengacara Kondang Alvin Lim Tutup Usia, Meninggal Dunia pada Minggu, 5 Januari 2025
Prabowo Luncurkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun
DPRD Kaltim Soroti Kendala Distribusi Air Bersih dan Drainase Buruk di Samarinda
Sapto Setyo Pramono Dukung Pemkot Samarinda Kelola Sampah Sesuai Standar
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Maret 2025 - 21:50 WIB

Pemuda Katolik Komda Kaltim Bagikan Takjil di Bulan Puasa, Wujud Toleransi dan Kepedulian

Sabtu, 22 Maret 2025 - 20:15 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pernyataan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Terkait Teror Kepala Babi di Tempo

Sabtu, 8 Februari 2025 - 21:04 WIB

Pembina Perpedayak dan Pasukan Lawung Bahandang, Fransiskus, Perkenalkan Pakaian Adat Dayak Tunjung Benua kepada Turis Internasional di Bali

Minggu, 5 Januari 2025 - 15:35 WIB

Pengacara Kondang Alvin Lim Tutup Usia, Meninggal Dunia pada Minggu, 5 Januari 2025

Jumat, 3 Januari 2025 - 20:24 WIB

Prabowo Luncurkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun

Sabtu, 9 November 2024 - 00:31 WIB

DPRD Kaltim Soroti Kendala Distribusi Air Bersih dan Drainase Buruk di Samarinda

Rabu, 6 November 2024 - 13:43 WIB

Sapto Setyo Pramono Dukung Pemkot Samarinda Kelola Sampah Sesuai Standar

Rabu, 6 November 2024 - 13:27 WIB

Reses Perdana, Sugiyono Tampung Aspirasi Warga Samarinda Utara

Berita Terbaru