Kontroversi Data Tanah Menteri Kabinet Jokowi: Anies Singgung 340 Ribu Hektare, Prabowo Sebut Keliru, Timnas AMIN Bantah Serangan Personal”

- Penulis

Rabu, 10 Januari 2024 - 11:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suaraetam.com,Jakarta – Debat ketiga calon presiden kemarin menjadi sengit setelah Anies Baswedan menyentuh isu kepemilikan lahan seorang menteri di Kabinet Jokowi yang mencapai 340 ribu hektare. Anies membandingkan jumlah tersebut dengan separuh prajurit TNI yang masih belum memiliki rumah dinas.

Namun, ketegangan muncul ketika Prabowo Subianto langsung memotong omongan Anies, menilai bahwa data yang disampaikan oleh Anies keliru. Kontroversi semakin meruncing ketika Juru Bicara Timnas AMIN, Billy David, membantah tuduhan Anies sebagai serangan personal.

Baca Juga :  Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pernyataan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Terkait Teror Kepala Babi di Tempo

Billy David menegaskan bahwa pernyataan Anies terkait data tanah Prabowo masih sesuai dengan aturan dan batasan yang berlaku. Selain itu, ia juga mengklaim bahwa apa yang disampaikan Anies masih sesuai dengan substansi materi debat ketiga.

“Apa yang disampaikan Pak Anies saya rasa dalam batasan dan kaidah yang tepat, dan semua yang disampaikan juga saya rasa cukup substansial meskipun belum semua tersampaikan,” ungkapnya kepada wartawan di Markas Pemenangan AMIN, Senin (8/1).

Baca Juga :  Muskomda Pemuda Katolik Kaltim: Mariana Tukan Terpilih Sebagai Ketua

Kisruh ini menambah panasnya perdebatan antarcalon presiden, menciptakan sorotan tajam terhadap isu kepemilikan lahan yang menjadi polemik di tengah persaingan politik. (*)

Penulis : Lorent

Editor : Kevin

Sumber Berita : Suaraetam.com

Berita Terkait

Pemuda Katolik Komda Kaltim Bagikan Takjil di Bulan Puasa, Wujud Toleransi dan Kepedulian
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pernyataan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Terkait Teror Kepala Babi di Tempo
Pembina Perpedayak dan Pasukan Lawung Bahandang, Fransiskus, Perkenalkan Pakaian Adat Dayak Tunjung Benua kepada Turis Internasional di Bali
Program Makan Bergizi Gratis Dimulai: 26 Provinsi Siap Jalankan Inisiatif Presiden Prabowo
Pengacara Kondang Alvin Lim Tutup Usia, Meninggal Dunia pada Minggu, 5 Januari 2025
Prabowo Luncurkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun
DPRD Kaltim Soroti Kendala Distribusi Air Bersih dan Drainase Buruk di Samarinda
Sapto Setyo Pramono Dukung Pemkot Samarinda Kelola Sampah Sesuai Standar
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Maret 2025 - 21:50 WIB

Pemuda Katolik Komda Kaltim Bagikan Takjil di Bulan Puasa, Wujud Toleransi dan Kepedulian

Sabtu, 22 Maret 2025 - 20:15 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Pernyataan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Terkait Teror Kepala Babi di Tempo

Sabtu, 8 Februari 2025 - 21:04 WIB

Pembina Perpedayak dan Pasukan Lawung Bahandang, Fransiskus, Perkenalkan Pakaian Adat Dayak Tunjung Benua kepada Turis Internasional di Bali

Minggu, 5 Januari 2025 - 15:35 WIB

Pengacara Kondang Alvin Lim Tutup Usia, Meninggal Dunia pada Minggu, 5 Januari 2025

Jumat, 3 Januari 2025 - 20:24 WIB

Prabowo Luncurkan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Hari Ulang Tahun

Sabtu, 9 November 2024 - 00:31 WIB

DPRD Kaltim Soroti Kendala Distribusi Air Bersih dan Drainase Buruk di Samarinda

Rabu, 6 November 2024 - 13:43 WIB

Sapto Setyo Pramono Dukung Pemkot Samarinda Kelola Sampah Sesuai Standar

Rabu, 6 November 2024 - 13:27 WIB

Reses Perdana, Sugiyono Tampung Aspirasi Warga Samarinda Utara

Berita Terbaru